Jika Terpilih, Ma'ruf Amin Janji Tak Akan Masukkan Anak ke Kabinet

Kompas.com - 17/05/2019, 20:33 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin (kanan) didampingi istri Wury Estu Handayani (kiri) berada di dalam kendaraan saat akan berangkat menuju TPS di rumahnya, Jakarta, Rabu (17/4/2019).ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin (kanan) didampingi istri Wury Estu Handayani (kiri) berada di dalam kendaraan saat akan berangkat menuju TPS di rumahnya, Jakarta, Rabu (17/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin berjanji tak akan memasukkan seorang pun anaknya ke dalam kabinet bila nantinya ditetapkan sebagai wakil presiden. 

Hal itu disampaikan Ma'ruf saat ditemui di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

"Anak saya? Ya enggak lah," ujar Ma'ruf.   

Ma'ruf mengatakan urusan penunjukkan menteri ia serahkan kepada Joko Widodo bila nanti terpilih dan menjabat sebagai presiden.


Baca juga: Senyum Megawati Sambut Kedatangan Maruf Amin di Kediamannya

Demikian pula menyikapi wacana reshuffle kabinet yang mengemuka, Ma'ruf menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi.

Ia mengatakan penentuan isi kabinet merupakan hak prerogatif Jokowi sebagai Presiden hingga 20 Oktober nanti. Ia mengatakan, belum memiliki hak menentukan menteri pada reshuffle sebelum 20 Oktober.

"Soal reshuffle itu kan soal Pak Jokowi, hak prerogratif Presiden. Kan saya belum jadi Wapres. Jadi kalau reshuffle ya itu hak dia (Jokowi)," lanjut Ma'ruf.

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) akan menetapkan hasil Pemilu Serentak 2019 pada 25 Mei mendatang.

Baca juga: Maruf Amin Minta Persoalan Pemilu Jangan Dibiarkan Anarkis

Penetapan ini meliputi calon presiden dan wakil presiden, serta calon anggota legislatif terpilih.

Meski demikian, penetapan tersebut dilakukan sesuai jadwal hanya jika tak ada sengketa hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Tanggal 25 (jika) tidak ada sengketa, maka tanggal 25 kita tetapkan. Tapi kalau ada sengketa, kita harus tunggu sampai putusan sengketanya keluar," kata Ketua KPU Arief Budiman di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2019).



Terkini Lainnya

Klarifikasi Sepekan: Polemik Sumbangan Kasir Indomaret, 'Quick Count', hingga Penanganan Kasus Makar

Klarifikasi Sepekan: Polemik Sumbangan Kasir Indomaret, "Quick Count", hingga Penanganan Kasus Makar

Nasional
Hoaks Sepekan: Pengancam Jokowi, Aksi Gangster, hingga BPJS Beri Rp 2 Juta

Hoaks Sepekan: Pengancam Jokowi, Aksi Gangster, hingga BPJS Beri Rp 2 Juta

Nasional
Airlangga Hartarto: Sejak Reformasi, Baru Pertama Kali Golkar Menangkan Capres

Airlangga Hartarto: Sejak Reformasi, Baru Pertama Kali Golkar Menangkan Capres

Nasional
Tanggapi Airlangga, Jokowi Sebut Wajar Partai Golkar Ingin Kursi Ketua MPR

Tanggapi Airlangga, Jokowi Sebut Wajar Partai Golkar Ingin Kursi Ketua MPR

Nasional
Jokowi: Namanya Kalah Ya Pasti Tidak Puas, tetapi Ikuti Mekanisme

Jokowi: Namanya Kalah Ya Pasti Tidak Puas, tetapi Ikuti Mekanisme

Nasional
Ketum Golkar: Yang Tak Puas Hasil Pemilu Jangan Cari Solusi di Jalanan

Ketum Golkar: Yang Tak Puas Hasil Pemilu Jangan Cari Solusi di Jalanan

Nasional
Ditanya Keinginan Bertemu Prabowo, Ini Tanggapan Jokowi

Ditanya Keinginan Bertemu Prabowo, Ini Tanggapan Jokowi

Nasional
Rekapitulasi KPU: Golkar Unggul di Sulsel, Nasdem dan Gerindra Masuk Tiga Besar

Rekapitulasi KPU: Golkar Unggul di Sulsel, Nasdem dan Gerindra Masuk Tiga Besar

Nasional
Ferdinand Hutahaean: Saya Berhenti Mendukung Prabowo-Sandiaga

Ferdinand Hutahaean: Saya Berhenti Mendukung Prabowo-Sandiaga

Nasional
Jokowi-Jusuf Kalla Hadiri Acara Buka Puasa Partai Golkar

Jokowi-Jusuf Kalla Hadiri Acara Buka Puasa Partai Golkar

Nasional
Saksi BPN Prabowo-Sandi Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi Suara di Sulsel Meski Unggul

Saksi BPN Prabowo-Sandi Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi Suara di Sulsel Meski Unggul

Nasional
Rekapitulasi KPU: Prabowo-Sandiaga Ungguli Jokowi-Ma'ruf di Sulawesi Selatan

Rekapitulasi KPU: Prabowo-Sandiaga Ungguli Jokowi-Ma'ruf di Sulawesi Selatan

Nasional
Pengacara Eggi Sudjana Ingin Hadirkan Ahli dan Gelar Perkara Bersama Penyidik

Pengacara Eggi Sudjana Ingin Hadirkan Ahli dan Gelar Perkara Bersama Penyidik

Nasional
Pengacara Sebut Eggi Sudjana Bertindak Selaku Advokat, Sehingga Tak Bisa Dipidana

Pengacara Sebut Eggi Sudjana Bertindak Selaku Advokat, Sehingga Tak Bisa Dipidana

Nasional
Ada Ancaman Teroris, Bawaslu Percaya kepada TNI dan Polri Soal Pengamanan 22 Mei

Ada Ancaman Teroris, Bawaslu Percaya kepada TNI dan Polri Soal Pengamanan 22 Mei

Nasional

Close Ads X