Jelang Lebaran, Ketua DPR Minta Pemerintah Pastikan Tak Ada Penimbunan Stok Pangan

Kompas.com - 17/05/2019, 19:39 WIB
Ketua DPR Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (14/5/2019). KOMPAS.com/JESSI CARINA Ketua DPR Bambang Soesatyo di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (14/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPR) Bambang Soesatyo meminta pemerintah untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok jelang Hari Raya Lebaran

Salah satunya dengan memastikan tidak ada penimbunan stok bahan pangan.

"Saya mendorong Satgas Pangan untuk meningkatkan pengawasan dengan melakukan sidak, baik ke tempat penyimpanan stok atau pasar guna menghindari adanya produsen, distributor atau pedagang yang mencari keuntungan dengan menimbun stok bahan pangan," ujar Bambang melalui keterangan tertulis, Jumat (17/5/2019).

Baca juga: Jelang Idul Fitri, KPK Ingatkan PNS dan Penyelenggara Negara Tolak Gratifikasi


 

Bambang juga mengingatkan Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan bahan tersebut. Termasuk untuk memastikan kestabilan harganya dengan cara melakukan operasi pasar.

"Operasi pasar dilakukan secara berkala sebagai upaya menstabilkan harga bahan pangan di pasaran," ujar Bambang.

Selain itu, dia juga meminta pemerintah memeriksa kualitas bahan pangan yang ada di pasaran. Satgas Pangan dan pemerintah daerah diminta memeriksa tanggal kadaluarsa bahan pangan di pasar tradisional dan swalayan.

Kompas TV Jelang musim mudik lebaran 2019, Tol Trans-Jawa diprediksi akan dipadati oleh pemudik yang mengarah ke sejumlah kota di Pulau Jawa. Pemudik harus menyiapkan banyak hal, termasuk mengetahui lokasi rest area yang tersebar sepanjang Tol Trans-Jawa.

 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Klarifikasi Sepekan: Polemik Sumbangan Kasir Indomaret, 'Quick Count', hingga Penanganan Kasus Makar

Klarifikasi Sepekan: Polemik Sumbangan Kasir Indomaret, "Quick Count", hingga Penanganan Kasus Makar

Nasional
Hoaks Sepekan: Pengancam Jokowi, Aksi Gangster, hingga BPJS Beri Rp 2 Juta

Hoaks Sepekan: Pengancam Jokowi, Aksi Gangster, hingga BPJS Beri Rp 2 Juta

Nasional
Airlangga Hartarto: Sejak Reformasi, Baru Pertama Kali Golkar Menangkan Capres

Airlangga Hartarto: Sejak Reformasi, Baru Pertama Kali Golkar Menangkan Capres

Nasional
Tanggapi Airlangga, Jokowi Sebut Wajar Partai Golkar Ingin Kursi Ketua MPR

Tanggapi Airlangga, Jokowi Sebut Wajar Partai Golkar Ingin Kursi Ketua MPR

Nasional
Jokowi: Namanya Kalah Ya Pasti Tidak Puas, tetapi Ikuti Mekanisme

Jokowi: Namanya Kalah Ya Pasti Tidak Puas, tetapi Ikuti Mekanisme

Nasional
Ketum Golkar: Yang Tak Puas Hasil Pemilu Jangan Cari Solusi di Jalanan

Ketum Golkar: Yang Tak Puas Hasil Pemilu Jangan Cari Solusi di Jalanan

Nasional
Ditanya Keinginan Bertemu Prabowo, Ini Tanggapan Jokowi

Ditanya Keinginan Bertemu Prabowo, Ini Tanggapan Jokowi

Nasional
Rekapitulasi KPU: Golkar Unggul di Sulsel, Nasdem dan Gerindra Masuk Tiga Besar

Rekapitulasi KPU: Golkar Unggul di Sulsel, Nasdem dan Gerindra Masuk Tiga Besar

Nasional
Ferdinand Hutahaean: Saya Berhenti Mendukung Prabowo-Sandiaga

Ferdinand Hutahaean: Saya Berhenti Mendukung Prabowo-Sandiaga

Nasional
Jokowi-Jusuf Kalla Hadiri Acara Buka Puasa Partai Golkar

Jokowi-Jusuf Kalla Hadiri Acara Buka Puasa Partai Golkar

Nasional
Saksi BPN Prabowo-Sandi Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi Suara di Sulsel Meski Unggul

Saksi BPN Prabowo-Sandi Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi Suara di Sulsel Meski Unggul

Nasional
Rekapitulasi KPU: Prabowo-Sandiaga Ungguli Jokowi-Ma'ruf di Sulawesi Selatan

Rekapitulasi KPU: Prabowo-Sandiaga Ungguli Jokowi-Ma'ruf di Sulawesi Selatan

Nasional
Pengacara Eggi Sudjana Ingin Hadirkan Ahli dan Gelar Perkara Bersama Penyidik

Pengacara Eggi Sudjana Ingin Hadirkan Ahli dan Gelar Perkara Bersama Penyidik

Nasional
Pengacara Sebut Eggi Sudjana Bertindak Selaku Advokat, Sehingga Tak Bisa Dipidana

Pengacara Sebut Eggi Sudjana Bertindak Selaku Advokat, Sehingga Tak Bisa Dipidana

Nasional
Ada Ancaman Teroris, Bawaslu Percaya kepada TNI dan Polri Soal Pengamanan 22 Mei

Ada Ancaman Teroris, Bawaslu Percaya kepada TNI dan Polri Soal Pengamanan 22 Mei

Nasional

Close Ads X