Hanafi Rais: PAN Dukung Prabowo Tolak Hasil Pemilu 2019

Kompas.com - 17/05/2019, 18:57 WIB
Hanafi Rais di Bawaslu KOMPAS.com/Haryantipuspasari Hanafi Rais di Bawaslu

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais mengatakan, sikap PAN sama seperti calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang akan menolak hasil Pemilu 2019.

Ia mengatakan, apa yang disampaikan Prabowo pasti sudah disepakati oleh partai-partai dalam koalisi Indonesia Adil dan Makmur.

"Ya sama itu kan sikap Pak Prabowo. Berarti sudah disepakati juga oleh partai koalisi ya," kata Hanafi saat ditemui di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Baca juga: Tolak Hasil Pilpres karena Kejanggalan DPT, Ini Penjelasan BPN Prabowo-Sandiaga


Selanjutnya, Hanafi mengatakan, PAN akan mendukung langkah yang diambil oleh capres yang diusung oleh partainya.

"Sikap kita sama dengan pak Prabowo sebagai capresnya," pungkasnya.

Sebelumnya, Prabowo menyatakan akan menolak hasil penghitungan suara Pemilu 2019 yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca juga: 6 Fakta Prabowo Tolak Hasil Pemilu, Penjelasan Sandiaga hingga KPU Anjurkan ke MK

Pasalnya, Prabowo menganggap telah terjadi kecurangan selama penyelenggaraan pemilu, dari mulai masa kampanye hingga proses rekapitulasi hasil perolehan suara yang saat ini masih berjalan.

"Saya akan menolak hasil penghitungan suara pemilu, hasil penghitungan yang curang," ujar Prabowo saat berbicara dalam acara 'Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

Prabowo mengatakan, selama ini pihak BPN telah mengumpulkan bukti terkait dugaan kecurangan yang terjadi.

Baca juga: Prabowo Tolak Hasil Pilpres dan Tak Akan Gugat ke MK, Bagaimana Sikap PKS?

Dalam acara tersebut, tim teknis BPN menyampaikan pemaparan mengenai berbagai kecurangan yang terjadi sebelum, saat pemungutan suara, dan sesudahnya.

Di antaranya adalah permasalahan daftar pemilih tetap fiktif, politik uang, penggunaan aparat, surat suara tercoblos, hingga salah hitung di website KPU.

"Kami tidak bisa menerima ketidakadilan dan ketidakjujuran," kata Prabowo.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X