TKN: Kata BPN Ada TPS Siluman di Desa Nanggerang, Ternyata yang Menang 02

Kompas.com - 16/05/2019, 15:52 WIB
Juru bicara TKN Jokowi-Maruf, Arya Sinulingga menantang BPN Prabowo-Sandiaga adu data C1 di KPU. Ini disampaikan dalam konferensi pers di Posko Cemara, Kamis (16/5/2019). KOMPAS.com/JESSI CARINA Juru bicara TKN Jokowi-Maruf, Arya Sinulingga menantang BPN Prabowo-Sandiaga adu data C1 di KPU. Ini disampaikan dalam konferensi pers di Posko Cemara, Kamis (16/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menelisik data kecurangan versi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga terkait tempat pemungutan suara (TPS) siluman.

Juru bicara TKN Arya Sinulingga menunjukan foto berisi materi presentasi kecurangan pemilu milik BPN. Foto tersebut menunjukan data TPS 13 di Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat.

Baca juga: Patahkan Tuduhan Kecurangan, TKN Pakai Data Milik BPN Prabowo-Sandiaga

BPN menilai TPS ini diisi oleh pemilih siluman karena beberapa pemilih dalam DPT di sana memiliki tanggal lahir yang sama.

"Yang lucu ini kasus DPT. Mereka mengatakan bahwa tanggal lahirnya sama semua. Tetapi NIK-nya sama tidak? Ini beda-beda," ujar Arya dalam konferensi pers di Posko Cemara, Menteng, Kamis (16/5/2019).

Arya mengatakan, biasanya kombinasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) menggunakan tanggal lahir dan tahun kelahiran juga.

Baca juga: TKN: Di TPS Ada Saksi Partai Koalisi 02, Masa Iya Mereka Tak Kawal Suara Pilpres?

 

Dalam materi presentasi yang disiapkan BPN, susunan NIK pemilih yang tanggal lahirnya disebut sama itu berbeda-beda.

Arya pun jadi meragukan data kecurangan BPN ini. Selain itu, kata Arya, TKN sudah memeriksa hasil penghitungan suara di TPS tersebut melalui situs Situng Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Lucunya, ternyata di TPS tersebut yang menang adalah 02. Jadi yang siluman siapa? Kalau ini mengada-ada, kok menguntungkan 02?" ujar Arya.

Kompas TV Badan Pemenangan Nasional, Prabowo-Sandi menggelar acara untuk menunjukkan sejumlah bukti yang mereka peroleh bahwa terjadi kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019 beberapa waktu lalu. Paparan yang disiapkan tim BPN berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat. Aksi ini dilakukan BPN setelah beberapa waktu lalu melaporkan dugaan kecurangan pemilu kepada Bawaslu dengan membawa sejumlah barang bukti. Kita akan bahas soal klaim kecurangan yang disuarakan tim BPN Prabowo-Sandi. Saat ini sudah bersama Wakil Direktur Departemen Saksi TKN Jokowi-Ma’ruf, I Gusti Putu Artha. Dan juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Ferry Juliantono & Andre Rosiade. #BPNPrabowoSandi #DugaanKecurangan #Pemilu2019

 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X