Kompas.com - 16/05/2019, 15:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Ibu Ani Yudhoyono, istri presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, untuk pertama kali diizinkan dokter keluar dari ruangan perawatan di National Universtiy Hospital, Singapura.

Ibu Ani dirawat karena kanker darah sejak 2 Februari 2019 atas rekomendasi tim dokter kepresidenan Indonesia.

Ibu Ani Yudhoyono, istri Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, untuk pertama kali keluar dari ruangan perawatan di National Universtiy Hospital Singapura, setelah sekitar tiga bulan dirawat intensif.Anung Anindito Ibu Ani Yudhoyono, istri Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, untuk pertama kali keluar dari ruangan perawatan di National Universtiy Hospital Singapura, setelah sekitar tiga bulan dirawat intensif.
"Alhamdulillah setelah tiga bulan tidak menghirup udara segar, hari ini saya diperkenankan dokter keluar ruangan untuk melihat hijaunya daun, birunya langit, dan segarnya udara walau hanya 1-2 jam," kata Ibu Ani dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (16/5/2019).

"Terima kasih ya Allah.... Semoga kesehatanku semakin pulih. Mohon doa teman-teman semua," kata dia.

Ibu Ani Yudhoyono, istri Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, untuk pertama kali keluar dari ruangan perawatan di National Universtiy Hospital Singapura, setelah sekitar tiga bulan dirawat intensif.Anung Anindito Ibu Ani Yudhoyono, istri Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono, untuk pertama kali keluar dari ruangan perawatan di National Universtiy Hospital Singapura, setelah sekitar tiga bulan dirawat intensif.
Berdasarkan foto-foto yang diterima Kompas.com, Ani tampak dibawa keluar ruangan dengan menggunakan kursi roda.

Ia ditemani SBY dan menantunya, Anissa Pohan, suami Agus Harimurti Yudhoyono.

SBY kemudian mendorong kursi roda membawa istrinya ke beberapa tempat.

Namun, mereka masih mengenakan masker selama berada di luar ruangan perawatan.

Selama Ani dirawat, SBY terus mendampingi istrinya. Ketua Umum Partai Demokrat itu terpaksa tidak terlibat dalam kampanye Pemilu 2019.

Keduanya menggunakan hak pilih di rumah sakit.

Para tokoh nasional, pejabat negara, hingga politisi sudah menjenguk Ani Yudhoyono. Namun, mereka hanya bisa melihat dari balik kaca lantaran Ani dirawat di ruangan isolasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Diusung Jadi Capres, Bagaimana Nasib Rencana Koalisi Nasdem-Demokrat-PKS?

Anies Diusung Jadi Capres, Bagaimana Nasib Rencana Koalisi Nasdem-Demokrat-PKS?

Nasional
DPR Masuki Masa Reses Mulai 5-31 Oktober 2022, Puan: Sapalah Rakyat di Dapil

DPR Masuki Masa Reses Mulai 5-31 Oktober 2022, Puan: Sapalah Rakyat di Dapil

Nasional
TGIPF Tragedi Kanjuruhan Telusuri Jaringan Bisnis hingga Pengiklan Laga Arema vs Persebaya

TGIPF Tragedi Kanjuruhan Telusuri Jaringan Bisnis hingga Pengiklan Laga Arema vs Persebaya

Nasional
Profil Chandra Tirta Wijaya yang Dicegah Imigrasi dan Pernah Diperiksa KPK di Kasus Korupsi Garuda

Profil Chandra Tirta Wijaya yang Dicegah Imigrasi dan Pernah Diperiksa KPK di Kasus Korupsi Garuda

Nasional
Soal Pencopotan Hakim MK Aswanto, Mahfud: Kita Sudah Punya Pandangan Hukum

Soal Pencopotan Hakim MK Aswanto, Mahfud: Kita Sudah Punya Pandangan Hukum

Nasional
Tragedi Kanjuruhan, Amnesty Internasional Nilai Kapolda Jawa Timur Layak Dicopot

Tragedi Kanjuruhan, Amnesty Internasional Nilai Kapolda Jawa Timur Layak Dicopot

Nasional
Pencapresan Anies Baswedan oleh Nasdem, 'Ojo Kemajon' atau 'Ojo Kesusu?'

Pencapresan Anies Baswedan oleh Nasdem, "Ojo Kemajon" atau "Ojo Kesusu?"

Nasional
ICJR: Aparat Pelaku Tragedi Kanjuruhan Harus Diproses Pidana, Bukan Semata Langgar Etik

ICJR: Aparat Pelaku Tragedi Kanjuruhan Harus Diproses Pidana, Bukan Semata Langgar Etik

Nasional
BTT Pemda Masih Rp 7 Triliun, Mendagri Sebut Bisa Dipakai untuk Kendalikan Inflasi

BTT Pemda Masih Rp 7 Triliun, Mendagri Sebut Bisa Dipakai untuk Kendalikan Inflasi

Nasional
Periksa Pramugari, KPK Dalami Perjalanan Lukas Enembe Pakai Jet Pribadi

Periksa Pramugari, KPK Dalami Perjalanan Lukas Enembe Pakai Jet Pribadi

Nasional
Profil Atnike Sigiro, Aktivis Perempuan dan Dosen yang Jadi Ketua Komnas HAM

Profil Atnike Sigiro, Aktivis Perempuan dan Dosen yang Jadi Ketua Komnas HAM

Nasional
Pembentukan Pansus Tragedi Kanjuruhan DPR Diminta Tak Tumpang Tindih dengan TGIPF Pemerintah

Pembentukan Pansus Tragedi Kanjuruhan DPR Diminta Tak Tumpang Tindih dengan TGIPF Pemerintah

Nasional
Barang Bukti Kasus Brigadir J, Ada Senpi Laras Pendek dan Panjang

Barang Bukti Kasus Brigadir J, Ada Senpi Laras Pendek dan Panjang

Nasional
Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya Dicegah ke Luar Negeri atas Permintaan KPK

Eks Anggota DPR Chandra Tirta Wijaya Dicegah ke Luar Negeri atas Permintaan KPK

Nasional
DPR Sahkan 9 Anggota Komnas HAM Periode 2022-2027 Terpilih, Berikut Namanya...

DPR Sahkan 9 Anggota Komnas HAM Periode 2022-2027 Terpilih, Berikut Namanya...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.