TKN: Di TPS Ada Saksi Partai Koalisi 02, Masa Iya Mereka Tak Kawal Suara Pilpres?

Kompas.com - 16/05/2019, 15:08 WIB
Juru bicara TKN Jokowi-Maruf, Arya Sinulingga menantang BPN Prabowo-Sandiaga adu data C1 di KPU. Ini disampaikan dalam konferensi pers di Posko Cemara, Kamis (16/5/2019). KOMPAS.com/JESSI CARINA Juru bicara TKN Jokowi-Maruf, Arya Sinulingga menantang BPN Prabowo-Sandiaga adu data C1 di KPU. Ini disampaikan dalam konferensi pers di Posko Cemara, Kamis (16/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga merasa heran dengan sikap Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang tak mengakui hasil Pilpres, tetapi menerima hasil Pileg.

Padahal, dua pemilu itu sama-sama diawasi oleh saksi peserta pemilu.

"Di TPS tersebut ada saksi partai-partai mereka, saksi mereka di samping mengawal suara legislatif pasti kan juga mengawal suara pilpres. Masa iya tidak dikawal suara pilpresnya?" ujar Arya di Posko Cemara, Menteng, Kamis (16/5/2019).

Para saksi memantau proses penghitungan di setiap tahapan. Saksi mengikuti proses rekapitulasi dari tingkat kecamatan, kota, provinsi, sampai ke tingkat nasional.

Baca juga: Prabowo Enggan Bawa Kasus Pemilu ke MK, Sejumlah Alasan dan Tanggapan

Pilpres dan Pileg pun dilaksanakan dengan tahapan yang sama. Oleh karena itu, Arya bingung legitimasi hasilnya bisa dianggap berbeda oleh BPN Prabowo-Sandiaga.

"Kenapa yang satu mereka akui, tetapi yang satu lagi enggak mereka akui," kata dia.

Juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade mengatakan pernyataan Prabowo yang menolak hasil pemilu tadi malam dalam konteks Pemilihan Presiden 2019, bukan Pileg.

Menurut dia hal itu sudah jelas karena pernyataan ini disampaikan oleh Prabowo yang merupakan calon presiden.

Baca juga: Polarisasi Dikhawatirkan Berlanjut jika Prabowo Tak Mau ke MK

"Karena memang kecurangan itu dirasakan di Pilpres. Pak Jokowi itu kan capres bukan caleg," ujar Andre.

Namun, kata Andre, proses penghitungan untuk Pileg juga tetap dipantau. Ketika ditanya soal hasil penghitungan untuk Pileg 2019 sejauh ini, Andre menilai prosesnya lebih baik dari Pilpres. Artinya, kecurangan dalam Pileg tidak semasif Pilpres.

"Meskipun ada kecurangan tetapi lebih kurang lah," kata dia.

Kompas TV Diduga diwarnai kecurangan Badan Pemenangan Nasional Prabowo Sandi menolak hasil rekapitulasi suara yang sedang dilaksanakan KPU. Menanggapi sikap tersebut Komisi Pemilihan Umum menyatakan siap adu data dalam forum rekapitulasi. #bpnprabowosandi #kpu #bawaslu

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X