9 Terduga Teroris JAD yang Ditangkap, Pernah ke Suriah hingga Disebut Militan

Kompas.com - 16/05/2019, 07:22 WIB
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (pol) Dedi Prasetyo di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (6/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap sembilan orang terduga teroris pada Selasa (14/5/2019).

Penangkapan terjadi di dua wilayah, yaitu Jawa Tengah dan Jaws Timur. Kesembilan orang ini diduga masuk dalam jaringan Jamaah Ansharut Daulah ( JAD) Jawa Tengah.

Berikut fakta-fakta terkait penangkapan tersebut:

1. Delapan Orang Ditangkap di Jawa Tengah

Sebanyak delapan terduga teroris ditangkap di Jawa Tengah, dengan inisial AH alias Memet, A alias David, IH alias Iskandar, AU alias Al, JM alias Jundi alias Diam, AM alias Farel, AS alias Tatang, dan TT alias Darma.


Penangkapan dilakukan di beberapa tempat, di antaranya Grobogan, Sukoharjo, Kudus, dan Jepara.

Baca juga: 6 Terduga Teroris yang Ditangkap di Jateng Pernah Berangkat ke Suriah

 

2. Satu Orang Ditangkap di Jawa Timur

Terduga teroris terakhir berinisial JP yang diamankan Densus 88 di wilayah Jawa Timur.

"Tersangka terakhir ditangkap di wilayah Jawa Timur. Atas nama JP, keterlibatan yang bersangkutan sebagai koordinator pelatihan di Jawa Tengah dari 2016 hingga 2019," tutur Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo, di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019).

 

3. Pernah ke Suriah

Sebanyak enam terduga teroris diketahui pernah berangkat ke Suriah, yaitu AH alias Memet, A alias David, IH alias Iskandar, AU alias Al, AS alias Tatang, dan TT alias Darma.

Untuk AH alias Memet, ia diketahui juga sempat bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah. AH berangkat pada tahun 2015.

Sementara, terduga teroris IH alias Iskandar pernah mengikuti latihan fisik dan berlatih menggunakan senjata replika. Dedi mengungkapkan, IH berangkat ke Suriah pada Oktober 2014 dan kembali pada Agustus 2017.

Terduga teroris AS alias Tatang dan TT alias Darma juga pernah melakukan latihan fisik dan berangkat ke Suriah pada tahun 2013.

Baca juga: Saat Diamankan Densus 88, Terduga Teroris Grobogan Berteriak Panas...Panas

Lalu, menurut keterangan Dedi, terduga teroris AU alias Al juga sudah bergabung dengan ISIS di Suriah. Bahkan, AU memiliki peran dalam kelompok tersebut.

Halaman Berikutnya
Halaman:


Terkini Lainnya


Close Ads X