Rekapitulasi KPU: Demokrat Raih Suara Tertinggi di Aceh

Kompas.com - 15/05/2019, 23:36 WIB
Partai Demokratdemokrat.or.id Partai Demokrat

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional dalam negeri dan penetapan hasil Pemilu 2019 untuk Provinsi Aceh dengan dua daerah pemilihan (dapil).

Rapat pleno berlangsung di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019).

Hasilnya, untuk pemilu legislatif, Partai Demokrat unggul dengan perolehan suara 413.438.

Menyusul setelahnya, Gerindra dengan 376. 784 suara, dan di urutan ketiga, Golkar mendapatkan 325.421 suara.


Posisi keempat hingga terakhir secara berurutan yaitu, PAN, PSI, PPP, PKS, PKB, Nasdem, PDI-P, PBB, Berkarya, Hanura, Garuda, dan PKPI.

Jumlah pemilih di Aceh mencapai 3.625.469 . Dari angka tersebut, yang menggunakan hak pilihnya sebesar 1.638.260 orang.

Dari seluruh suara yang masuk, sebanyak 83.326 suara dinyatakan tidak sah. Dengan demikian, jumlah suara sah mencapai 2.804.934.

Berikut total data rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilu legislatif Provinsi Aceh menurut nomor urut partai politik:

1. PKB: 186.314
2. Partai Gerindra: 376.784
3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P): 111.381
4. Partai Golkar: 325.421
5. Nasdem: 176.009
6. Partai Garuda: 15.583
7. Partai Berkarya: 66.024
8. PKS: 209.011
9. Perindo: 18.266
10. PPP: 215.520
11. PSI: 228.902
12. PAN: 318.202
13. Hanura: 25.686
14. Demokrat: 413.438
15. PBB: 66.447
16. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI): 8.471



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Klarifikasi Sepekan: Polemik Sumbangan Kasir Indomaret, 'Quick Count', hingga Penanganan Kasus Makar

Klarifikasi Sepekan: Polemik Sumbangan Kasir Indomaret, "Quick Count", hingga Penanganan Kasus Makar

Nasional
Hoaks Sepekan: Pengancam Jokowi, Aksi Gangster, hingga BPJS Beri Rp 2 Juta

Hoaks Sepekan: Pengancam Jokowi, Aksi Gangster, hingga BPJS Beri Rp 2 Juta

Nasional
Airlangga Hartarto: Sejak Reformasi, Baru Pertama Kali Golkar Menangkan Capres

Airlangga Hartarto: Sejak Reformasi, Baru Pertama Kali Golkar Menangkan Capres

Nasional
Tanggapi Airlangga, Jokowi Sebut Wajar Partai Golkar Ingin Kursi Ketua MPR

Tanggapi Airlangga, Jokowi Sebut Wajar Partai Golkar Ingin Kursi Ketua MPR

Nasional
Jokowi: Namanya Kalah Ya Pasti Tidak Puas, tetapi Ikuti Mekanisme

Jokowi: Namanya Kalah Ya Pasti Tidak Puas, tetapi Ikuti Mekanisme

Nasional
Ketum Golkar: Yang Tak Puas Hasil Pemilu Jangan Cari Solusi di Jalanan

Ketum Golkar: Yang Tak Puas Hasil Pemilu Jangan Cari Solusi di Jalanan

Nasional
Ditanya Keinginan Bertemu Prabowo, Ini Tanggapan Jokowi

Ditanya Keinginan Bertemu Prabowo, Ini Tanggapan Jokowi

Nasional
Rekapitulasi KPU: Golkar Unggul di Sulsel, Nasdem dan Gerindra Masuk Tiga Besar

Rekapitulasi KPU: Golkar Unggul di Sulsel, Nasdem dan Gerindra Masuk Tiga Besar

Nasional
Ferdinand Hutahaean: Saya Berhenti Mendukung Prabowo-Sandiaga

Ferdinand Hutahaean: Saya Berhenti Mendukung Prabowo-Sandiaga

Nasional
Jokowi-Jusuf Kalla Hadiri Acara Buka Puasa Partai Golkar

Jokowi-Jusuf Kalla Hadiri Acara Buka Puasa Partai Golkar

Nasional
Saksi BPN Prabowo-Sandi Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi Suara di Sulsel Meski Unggul

Saksi BPN Prabowo-Sandi Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi Suara di Sulsel Meski Unggul

Nasional
Rekapitulasi KPU: Prabowo-Sandiaga Ungguli Jokowi-Ma'ruf di Sulawesi Selatan

Rekapitulasi KPU: Prabowo-Sandiaga Ungguli Jokowi-Ma'ruf di Sulawesi Selatan

Nasional
Pengacara Eggi Sudjana Ingin Hadirkan Ahli dan Gelar Perkara Bersama Penyidik

Pengacara Eggi Sudjana Ingin Hadirkan Ahli dan Gelar Perkara Bersama Penyidik

Nasional
Pengacara Sebut Eggi Sudjana Bertindak Selaku Advokat, Sehingga Tak Bisa Dipidana

Pengacara Sebut Eggi Sudjana Bertindak Selaku Advokat, Sehingga Tak Bisa Dipidana

Nasional
Ada Ancaman Teroris, Bawaslu Percaya kepada TNI dan Polri Soal Pengamanan 22 Mei

Ada Ancaman Teroris, Bawaslu Percaya kepada TNI dan Polri Soal Pengamanan 22 Mei

Nasional

Close Ads X