Rekapitulasi KPU: Raih 443 Ribu Suara, Gerindra Menang di NTB

Kompas.com - 15/05/2019, 21:06 WIB
Rekapitulasi KPU di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com Rekapitulasi KPU di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Gerindra unggul di Provinsi Nusa Tenggara Barat  dengan perolehan 443.321 suara.

Setelah Gerindra, disusul Golkar dengan perolehan 334.540 suara . Di urutan ketiga, PKS mendapat 293.473 suara.

Perolehan suara untuk Provinsi NTB dengan dua daerah pemilihan ini ditetapkan Komisi Pemilihan Umum ( KPU) melalui rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat nasional dalam negeri dan penetapan hasil Pemilu 2019, Rabu (15/5/2019), di Gedung KPU, Jakarta.

Baca juga: Rekapitulasi KPU: Prabowo-Sandiaga Menang di NTB, Selisih 1 Juta Suara dari Jokowi-Maruf


Sementara itu, posisi keempat hingga terakhir secara berurutan yaitu, PPP, Demokrat, PAN, PDI Perjuangan, PKB, Nasdem, Berkarya, Hanura, PBB, Perindo, Garuda, dan PKPI.

Jumlah pemilih di NTB mencapai 2.700.836.Dari angka tersebut, yang menggunakan hak pilihnya sebesar 2.146.123 orang.

Dari seluruh suara yang masuk, sebanyak 276.313 suara dinyatakan tidak sah. Sehingga, jumlah suara sah mencapai 1.869.809.

Baca juga: Rekapitulasi KPU: PDI-P Raih Suara Tertinggi di Banten, Diikuti Gerindra dan Golkar

 

Berikut total data rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilu legislatif di dua dapil Provinsi Nusa Tenggara Barat menurut nomor urut partai politik:

1. PKB: 190.262
2. Partai Gerindra: 443.321
3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P): 195.394
4. Partai Golkar: 334.540
5. Nasdem: 161.405
6. Partai Garuda: 32.648
7. Partai Berkarya: 118.515
8. PKS: 293.474
9. Perindo: 63.701
10. PPP: 217.804
11. PSI: 24.162
12. PAN: 200.435
13. Hanura: 102.095
14. Demokrat: 207.732
15. PBB: 73.290
16. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI): 12.094



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Klarifikasi Sepekan: Polemik Sumbangan Kasir Indomaret, 'Quick Count', hingga Penanganan Kasus Makar

Klarifikasi Sepekan: Polemik Sumbangan Kasir Indomaret, "Quick Count", hingga Penanganan Kasus Makar

Nasional
Hoaks Sepekan: Pengancam Jokowi, Aksi Gangster, hingga BPJS Beri Rp 2 Juta

Hoaks Sepekan: Pengancam Jokowi, Aksi Gangster, hingga BPJS Beri Rp 2 Juta

Nasional
Airlangga Hartarto: Sejak Reformasi, Baru Pertama Kali Golkar Menangkan Capres

Airlangga Hartarto: Sejak Reformasi, Baru Pertama Kali Golkar Menangkan Capres

Nasional
Tanggapi Airlangga, Jokowi Sebut Wajar Partai Golkar Ingin Kursi Ketua MPR

Tanggapi Airlangga, Jokowi Sebut Wajar Partai Golkar Ingin Kursi Ketua MPR

Nasional
Jokowi: Namanya Kalah Ya Pasti Tidak Puas, tetapi Ikuti Mekanisme

Jokowi: Namanya Kalah Ya Pasti Tidak Puas, tetapi Ikuti Mekanisme

Nasional
Ketum Golkar: Yang Tak Puas Hasil Pemilu Jangan Cari Solusi di Jalanan

Ketum Golkar: Yang Tak Puas Hasil Pemilu Jangan Cari Solusi di Jalanan

Nasional
Ditanya Keinginan Bertemu Prabowo, Ini Tanggapan Jokowi

Ditanya Keinginan Bertemu Prabowo, Ini Tanggapan Jokowi

Nasional
Rekapitulasi KPU: Golkar Unggul di Sulsel, Nasdem dan Gerindra Masuk Tiga Besar

Rekapitulasi KPU: Golkar Unggul di Sulsel, Nasdem dan Gerindra Masuk Tiga Besar

Nasional
Ferdinand Hutahaean: Saya Berhenti Mendukung Prabowo-Sandiaga

Ferdinand Hutahaean: Saya Berhenti Mendukung Prabowo-Sandiaga

Nasional
Jokowi-Jusuf Kalla Hadiri Acara Buka Puasa Partai Golkar

Jokowi-Jusuf Kalla Hadiri Acara Buka Puasa Partai Golkar

Nasional
Saksi BPN Prabowo-Sandi Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi Suara di Sulsel Meski Unggul

Saksi BPN Prabowo-Sandi Tolak Tanda Tangan Rekapitulasi Suara di Sulsel Meski Unggul

Nasional
Rekapitulasi KPU: Prabowo-Sandiaga Ungguli Jokowi-Ma'ruf di Sulawesi Selatan

Rekapitulasi KPU: Prabowo-Sandiaga Ungguli Jokowi-Ma'ruf di Sulawesi Selatan

Nasional
Pengacara Eggi Sudjana Ingin Hadirkan Ahli dan Gelar Perkara Bersama Penyidik

Pengacara Eggi Sudjana Ingin Hadirkan Ahli dan Gelar Perkara Bersama Penyidik

Nasional
Pengacara Sebut Eggi Sudjana Bertindak Selaku Advokat, Sehingga Tak Bisa Dipidana

Pengacara Sebut Eggi Sudjana Bertindak Selaku Advokat, Sehingga Tak Bisa Dipidana

Nasional
Ada Ancaman Teroris, Bawaslu Percaya kepada TNI dan Polri Soal Pengamanan 22 Mei

Ada Ancaman Teroris, Bawaslu Percaya kepada TNI dan Polri Soal Pengamanan 22 Mei

Nasional

Close Ads X