Selamat Ulang Tahun ke-77, Pak JK...

Kompas.com - 15/05/2019, 20:18 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres, JakartaKompas.com/Rakhmat Nur Hakim Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wapres, Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla berulang tahun ke-77, hari ini, Rabu (15/5/2019). Ia merayakan ulang tahunnya di Jenewa, Swiss.

Perayaan ulang tahun Kalla dilakukan di sela menghadiri acara Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2019 yang diselenggarakan di International Conference Center Geneva (CICG), Jenewa, Swiss.

Acara ini berlangsung pada 13-17 Mei 2019.

Kalla mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mengiringi ucapan selamat ulang tahun kepadanya.

"Assalamualaikum wr wb, terima kasih atas ucapan HUT dan doa. Semoga Allah selalu memberkati kita semua. Wassalam," tulis Kalla dalam sebuah kertas di Jenewa, Rabu (15/5/2019).

Ulang tahun ke-77 kali ini merupakan kali terakhir Kalla merayakannya dengan status Wakil Presiden. Pada 20 Oktober 2019, Kalla resmi mengakhiri masa jabatannya.

Kalla memulai karir politiknya di tingkat nasional pada 1987 sebagai anggota MPR.

Pada era kepresidenan Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Kalla ditunjuk sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan.

Namun, ia hanya menjabat selama enam bulan setelah dicopot dari kursi menteri.

Saat Megwati Soekarnoputri menjadi Presiden, Kalla kembali masuk kabinet sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat.

Pada 2004, Kalla mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Wakil Presiden. Di era kepresidenan SBY, Kalla menjadi juru runding yang mewakili Pemerintah RI saat berunding dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Saat itu, Kalla berhasil menyelesaikan konflik antara Pemerintah RI dengan GAM.

Pada 2009, Kalla mencalonkan diri sebagai Presiden bersama Wiranto, namun kalah dari pasangan SBY-Boediono. Ia kembali terpilih sebagai Wakil Presiden di Pilpres 2014 saat berpasangan dengan Presiden Joko Widodo.

Saat pensiun nanti, Kalla mengatakan, bakal menjalani sejumlah aktivitas yang pernah ia lakoni saat pensiun sebagai wapres pada 2009.

"Seperti waktu saya berhenti tahun 2009. Selama lima tahun, saya aktif di masalah sosial, pendidikan, keagamaan, urus masjid, urus palang merah, pendidikan, diundang ceramah kemana-mana," kata Kalla dalam acara Satu Meja The Forum yang tayang di Kompas TV, Rabu (19/12/2018) malam lalu.

Selamat ulang tahun, Pak JK...



Terkini Lainnya

Pengamat: Ketidaktaatan Tim Hukum 02 Terhadap Hukum Acara Berujung pada Penyimpangan MK

Pengamat: Ketidaktaatan Tim Hukum 02 Terhadap Hukum Acara Berujung pada Penyimpangan MK

Nasional
LPSK Terbentur Aturan Permintaan Perlindungan Saksi, Ini Saran Pakar Hukum

LPSK Terbentur Aturan Permintaan Perlindungan Saksi, Ini Saran Pakar Hukum

Nasional
Survei SMRC, Kondisi Penegakan Hukum Sebelum dan Sesudah Kerusuhan 22 Mei Dinilai Baik

Survei SMRC, Kondisi Penegakan Hukum Sebelum dan Sesudah Kerusuhan 22 Mei Dinilai Baik

Nasional
Dugaan Kecurangan TSM dalam Pilpres, Pengamat Sebut Seharusnya Prabowo-Sandi Diperiksa Juga

Dugaan Kecurangan TSM dalam Pilpres, Pengamat Sebut Seharusnya Prabowo-Sandi Diperiksa Juga

Nasional
Tren Takut Bicara Politik dan Penangkapan Semena-mena Meningkat Pasca Kerusuhan 22 Mei

Tren Takut Bicara Politik dan Penangkapan Semena-mena Meningkat Pasca Kerusuhan 22 Mei

Nasional
Minim Jelaskan Hasil Hitung Suara Versi Prabowo-Sandi, Tim Hukum 02 Dikritik

Minim Jelaskan Hasil Hitung Suara Versi Prabowo-Sandi, Tim Hukum 02 Dikritik

Nasional
Survei SMRC: Pasca Kerusuhan 21-22 Mei, Penilaian Soeharto Demokratis Meningkat

Survei SMRC: Pasca Kerusuhan 21-22 Mei, Penilaian Soeharto Demokratis Meningkat

Nasional
Jabatan Ma'ruf Amin di Bank Syariah Dinilai Tak Timbulkan Konflik Kepentingan

Jabatan Ma'ruf Amin di Bank Syariah Dinilai Tak Timbulkan Konflik Kepentingan

Nasional
Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

Nasional
Survei SMRC: 69 Persen Publik Nilai Pilpres 2019 Berlangsung Jurdil

Survei SMRC: 69 Persen Publik Nilai Pilpres 2019 Berlangsung Jurdil

Nasional
Survei SMRC: Mayoritas Publik Nilai Demokrasi Semakin Baik Selama 20 Tahun Terakhir

Survei SMRC: Mayoritas Publik Nilai Demokrasi Semakin Baik Selama 20 Tahun Terakhir

Nasional
Pakar: Petitum Gugatan Prabowo-Sandi Seakan Bukan Dibuat Orang Hukum

Pakar: Petitum Gugatan Prabowo-Sandi Seakan Bukan Dibuat Orang Hukum

Nasional
TKN: Tim Hukum 02 Bangun Narasi Saksinya Terancam

TKN: Tim Hukum 02 Bangun Narasi Saksinya Terancam

Nasional
Menurut KPK, Kasus Pelesiran Novanto Beresiko bagi Kredibilitas Kemenkumham

Menurut KPK, Kasus Pelesiran Novanto Beresiko bagi Kredibilitas Kemenkumham

Nasional
Tim 02 Minta Perlindungan Saksi, TKN Singgung Kasus yang Pernah Jerat Bambang Widjojanto

Tim 02 Minta Perlindungan Saksi, TKN Singgung Kasus yang Pernah Jerat Bambang Widjojanto

Nasional

Close Ads X