Kompas.com - 15/05/2019, 19:52 WIB
Presiden Joko Widodo, Senin (13/5/2019), berbuka puasa bersama di rumah Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO) di Jalan Karang Asem Utara, Kuningan, Jakarta Selatan. KOMPAS.com/IhsanuddinPresiden Joko Widodo, Senin (13/5/2019), berbuka puasa bersama di rumah Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO) di Jalan Karang Asem Utara, Kuningan, Jakarta Selatan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Oesman Sapta Odang (OSO) curhat mengenai dirinya yang tidak bisa lagi mencalonkan diri dalam Pileg DPD 2019.

Curhat ini disampaikan dalam acara buka puasa bersama di kediamannya yang juga dihadiri Presiden Joko Widodo.

"Ini hari adalah hari terakhir saya buka puasa bersama DPD lagi karena saya diputuskan oleh MK, tapi orangnya enggak berani dateng ke sini, dia bilang 'Boleh kalau Bapak mau jadi anggota DPD, tapi dengan syarat harus mundur dari ketua partai'," ujar OSO di rumahnya, Jalan Karang Asem Utara, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Baca juga: OSO Sebut Wiranto Penyebab Hanura Kalah dalam Pileg 2019

 

Mahkamah Konstitusi (MK) sebelumnya membuat putusan yang melarang pengurus partai politik rangkap jabatan sebagai anggota DPD. Oleh karena itu, OSO harus melepas jabatannya di Partai Hanura jika ingin mencalonkan diri.

Menurut OSO, dia tidak mungkin bisa meninggalkan Partai Hanura.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya bagaimana bisa berkhianat? (Saya) sudah menerima partai, saya enggak bisa (keluar). Jadi saya korbankan, apa boleh buat, tidak perlu (mencalonkan DPD), saya akan tetap di situ (Hanura)," kata dia.

Baca juga: OSO: Biar Hanuranya Kalah, tetapi Presidennya Menang...

 

OSO mengatakan, Presiden Jokowi bahkan sudah turun tangan mengenai hal ini. Dia mengacu kepada langkah Jokowi melalui Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengirimkan surat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). Isinya meminta KPU agar menindaklanjuti putusan PTUN Jakarta terkait status pencalegan OSO.

"Tetapi juga tidak 'diopeni' oleh KPU. Ya itu urusan dia dengan Tuhan lah, jadi bukan dengan manusia lagi," kata OSO.

Pada akhirnya, OSO memang tidak mencalonkan kembali dalam Pileg DPD 2019.

Baca juga: Buka Puasa Bersama Jokowi, OSO Panggil Teman Geng-gengannya

 

Adapun, sejumlah pimpinan lembaga ikut berbuka puasa bersama di rumah OSO seperti Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan, Wakil Ketua DPR Agus Hermanto, dan Jaksa Agung M Prasetyo.

Selain itu, hadir juga sejumlah pimpinan partai politik seperti Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suharso Monoarfa, Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate, Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra, dan lainnya.

Kompas TV Sebelumnya Menteri Sekretaris Negara Pratikno menjelaskan bahwa tak ada intervensi meski sekretariat negara telah mengirim surat kepada KPU, surat itu berisi agar KPU melaksanakan putusan PTUN Jakarta untuk memasukkan ketua umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang dalam DCT anggota DPD periode 2019-2024. Pratikno menyatakan surat dari istana hanya menindaklanjuti surat dari PTUN. #Mensesneg #Pratikno #KPU

 

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perjalanan Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Munjul hingga KPK Periksa Anies Baswedan...

Perjalanan Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Munjul hingga KPK Periksa Anies Baswedan...

Nasional
Hari Ini, KPK Periksa Anies Baswedan Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan di Munjul

Hari Ini, KPK Periksa Anies Baswedan Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan di Munjul

Nasional
Kronologi Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece di Rutan Menurut Polri

Kronologi Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece di Rutan Menurut Polri

Nasional
Komisi III Jadwalkan Rapat Pleno Penentuan Calon Hakim Agung Selasa Pagi Ini

Komisi III Jadwalkan Rapat Pleno Penentuan Calon Hakim Agung Selasa Pagi Ini

Nasional
Mengaku 4 Kali Daftar Calon Hakim Agung, Suharto Ingin Jadi 'Koki' MA

Mengaku 4 Kali Daftar Calon Hakim Agung, Suharto Ingin Jadi "Koki" MA

Nasional
Kasus Covid-19 Turun, Luhut: Presiden Ingatkan Kita Semua agar Waspada

Kasus Covid-19 Turun, Luhut: Presiden Ingatkan Kita Semua agar Waspada

Nasional
Selama PPKM Pekan Ini, Hanya 4 Pos Lintas Batas yang Dibuka untuk Akses Masuk RI

Selama PPKM Pekan Ini, Hanya 4 Pos Lintas Batas yang Dibuka untuk Akses Masuk RI

Nasional
Anies Baswedan Melayat ke Rumah Duka Ibu Mertua SBY

Anies Baswedan Melayat ke Rumah Duka Ibu Mertua SBY

Nasional
Anies Baswedan Pastikan Hadiri Panggilan KPK Terkait Kasus Munjul

Anies Baswedan Pastikan Hadiri Panggilan KPK Terkait Kasus Munjul

Nasional
Hakim Sebut Azis Syamsuddin Tahu Stepanus Robin Minta Uang pada M Syahrial

Hakim Sebut Azis Syamsuddin Tahu Stepanus Robin Minta Uang pada M Syahrial

Nasional
Saksi Sebut Stepanus Robin Minta Uang Suap Ditransfer dengan Keterangan Bisnis Konfeksi

Saksi Sebut Stepanus Robin Minta Uang Suap Ditransfer dengan Keterangan Bisnis Konfeksi

Nasional
Menkes Sebut Banyak Kontak Erat Takut Dites Covid-19

Menkes Sebut Banyak Kontak Erat Takut Dites Covid-19

Nasional
Perkuat Pelacakan Kasus Covid-19, Kemenkes Gunakan Survei Seroprevalensi

Perkuat Pelacakan Kasus Covid-19, Kemenkes Gunakan Survei Seroprevalensi

Nasional
Pengembalian Aset Dinilai Lebih Penting Ketimbang Menghukum Mati Koruptor

Pengembalian Aset Dinilai Lebih Penting Ketimbang Menghukum Mati Koruptor

Nasional
Calon Hakim Agung Prim Haryadi Nilai Tak Ada Salahnya Terapkan Hukuman Mati untuk Koruptor

Calon Hakim Agung Prim Haryadi Nilai Tak Ada Salahnya Terapkan Hukuman Mati untuk Koruptor

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.