Para Sekjen BPN Temui Ketua Bawaslu, Tanyakan Laporan Kecurangan

Kompas.com - 12/05/2019, 23:04 WIB
Pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Debat kelima tersebut mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Debat kelima tersebut mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Para sekretaris jenderal partai pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menemui Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan di kantornya, Jakarta, Minggu (12/5/2019).

Para sekjen yang menemui Abhan, yakni Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Sekjen PAN Eddy Soeparno, dan Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso.

"Kami tadi audiensi," ujar Abhan saat ditemui di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Menteng, Jakarta, Minggu (12/5/2019).

Baca juga: Pesan Prabowo kepada Demonstran: Gunakan Koridor Hukum untuk Ungkap Kecurangan

Ia mengungkapkan, para sekjen partai Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi meminta waktu kepadanya untuk beraudiensi.

Audiensi tersebut membahas pelaporan BPN ke Bawaslu terkait lembaga survei dan Sistem Penghitungan Suara (Situng) KPU.

Selain itu, audiensi tersebut juga membahas pelaporan BPN terkait dugaan kecurangan pemilu secara terstruktur, sistematis, dan masif yang melibatkan ASN.

Baca juga: Timses Jokowi: Yang Punya Kewenangan Memutuskan Ada Kecurangan TSM Itu MK

Abhan juga mengungkapkan, sejak kemarin, sekjen-sekjen di BPN telah meminta waktu kepadanya untuk beraudiensi membahas ketiga hal tersebut.

Ia menganggap wajar adanya audiensi tersebut sepanjang anggota Bawaslu memiliki waktu.

Abhan menambahkan, Bawaslu telah memproses dua laporan BPN, yakni terkait lembaga survei dan Situng KPU.

Bawaslu akan membacakan kesimpulan terkait kelayakan pelaporan tersebut untuk ditindaklanjuti pada Senin (13/5/2019) besok.

"Yang TSM dari BPN juga saya katakan tadi laporannya belum lengkap, masih ada berkas yang mesti dilengkapi. Secara formil dan materil masih kurang," lanjut Abhan.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X