Zulkifli Hasan: Saya Tidak Mendukung Pak Jokowi, tetapi Saya Duduk Bersampingan...

Kompas.com - 10/05/2019, 20:34 WIB
Ketua MPR Zulkifli Hasan saat memberikan keterangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/4/2019). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOKetua MPR Zulkifli Hasan saat memberikan keterangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan berpesan, siapa pun pemenang Pemilu 2019 harus dapat merajut kembali persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

Hal itu diungkapkan Zulkifli dalam acara buka puasa bersama di kediamannya, Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (10/5/2019).

"Bagi MPR yang diperintahkan menjaga persatuan, menjaga NKRI, menjaga kerukunan dan kebersamaan, ya kami selalu mengayakan, tentu ada yang terpilih tanggal 22 (Mei 2019)," ujar Zulkifli.

Baca juga: Zulkifli Hasan Bersyukur atas Pelaksanaan Pemilu 2019

"Tapi yang menang kami bersepakat, kita menang apabila pemenang bisa menjahit kembali Merah Putih. Merajut persatuan, memperkokoh kebersamaan, baru lah Indonesia menang," lanjut dia.

Seperti apa merajut Merah Putih yang dimaksud Zulkifli Hasan?

Zulkifli, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PAN, mencontohkan, bagaimana ia dan Jokowi yang berbeda secara politik, tapi bisa tetap berkomunikasi dengan baik.

"Bagaimana menjahit Merah Putih itu? Nih, saya kan tidak mendukung Pak Jokowi. Tapi saya datang ke Presiden. Pak seperti biasa tahun-tahun lalu ada buka puasa bersama bergiliran," ujar Zulkifli.

Baca juga: Buka Puasa di Rumah Zulkifli Hasan, Jokowi Hampiri dan Salami Tamu yang Hadir

"Lalu Pak Presiden menyambut dengan tangan terbuka, wajah gembira. Walau pun kemarin saya tak mendukung, saya duduk bersampingan. Diterima dengan baik, akrab. Itu yang kita anggap bisa menjahit kembali merah putih," lanjut dia.

Hal yang sama tidak hanya dilakukan ke Presiden Jokowi, tapi juga dengan tokoh politik lain yang berbeda.

"Dengan Pak Oesman Sapta berbeda, Cak Imin juga beda. Tapi kita bisa bersama-sama. Itu yang MPR harapkan," ujar Zulkifli.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKN Akui Antiradikalisme Jadi Salah Satu Aspek TWK Pegawai KPK

BKN Akui Antiradikalisme Jadi Salah Satu Aspek TWK Pegawai KPK

Nasional
Kemenag Pelajari Implikasi Putusan MA Terkait Pembatalan SKB 3 Menteri soal Seragam Sekolah

Kemenag Pelajari Implikasi Putusan MA Terkait Pembatalan SKB 3 Menteri soal Seragam Sekolah

Nasional
ICW Nilai Jokowi Perlu Turun Tangan Terkait Polemik Alih Status Pegawai KPK

ICW Nilai Jokowi Perlu Turun Tangan Terkait Polemik Alih Status Pegawai KPK

Nasional
BKN: Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK Berbeda dengan TWK CPNS

BKN: Tes Wawasan Kebangsaan Pegawai KPK Berbeda dengan TWK CPNS

Nasional
UPDATE 8 Mei: 8,58 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 13,28 Juta Dosis Pertama

UPDATE 8 Mei: 8,58 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, 13,28 Juta Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 8 Mei: 6.130 Kasus Baru Tersebar di 31 Provinsi, Jabar Tertinggi Capai 2.209

UPDATE 8 Mei: 6.130 Kasus Baru Tersebar di 31 Provinsi, Jabar Tertinggi Capai 2.209

Nasional
UPDATE 8 Mei: Ada 99.003 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 8 Mei: Ada 99.003 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 8 Mei: 74.547 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

UPDATE 8 Mei: 74.547 Spesimen Covid-19 Diperiksa dalam Sehari

Nasional
UPDATE 8 Mei: Tambah 179, Total Pasien Covid-19 Meninggal Capai 46.842

UPDATE 8 Mei: Tambah 179, Total Pasien Covid-19 Meninggal Capai 46.842

Nasional
UPDATE 8 Mei: Tambah 5.494, Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 1.563.917

UPDATE 8 Mei: Tambah 5.494, Pasien Sembuh Covid-19 Jadi 1.563.917

Nasional
UPDATE 8 Mei: Ada 86.552 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

UPDATE 8 Mei: Ada 86.552 Suspek Terkait Covid-19 di Indonesia

Nasional
Buka Peluang Usung Kader pada Pilpres 2024, PAN Tetap Akan Realistis

Buka Peluang Usung Kader pada Pilpres 2024, PAN Tetap Akan Realistis

Nasional
UPDATE 8 Mei: Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.709.762, Bertambah 6.130

UPDATE 8 Mei: Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 1.709.762, Bertambah 6.130

Nasional
Bamsoet: Apakah Diskusi Bisa Hentikan Kebrutalan KKB di Papua?

Bamsoet: Apakah Diskusi Bisa Hentikan Kebrutalan KKB di Papua?

Nasional
Abraham Samad Duga TWK Bertujuan Singkirkan 75 Pegawai KPK

Abraham Samad Duga TWK Bertujuan Singkirkan 75 Pegawai KPK

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X