Rekap KPU Sementara: Jokowi-Ma'ruf 520.485 Suara di Luar Negeri, Prabowo-Sandi 181.116 Suara

Kompas.com - 10/05/2019, 12:21 WIB
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kedua kiri) dan Maruf Amin (kiri) serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) dan Sandiaga Uno (kanan) bersiap mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Debat kelima tersebut mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/hp. ANTARA/WAHYU PUTRO APasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kedua kiri) dan Maruf Amin (kiri) serta pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto (kedua kanan) dan Sandiaga Uno (kanan) bersiap mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Debat kelima tersebut mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah selesai melakukan rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara pemilu di 129 dari 130 wilayah luar negeri.

Dari 129 wilayah, pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin menang di 113 wilayah.

Sedangkan paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang di 15 wilayah.

Di satu wilayah, suara Jokowi-Ma'ruf imbang dengan suara Prabowo-Sandiaga.

Jumlah perolehan suara sementara menurut hasil rekapitulasi KPU, Jokowi-Ma'ruf mendapat 520.485 suara.

Sedangkan Prabowo-Sandi meraih 181.122 suara. Selisih suara di antara keduanya mencapai 339.369 suara.

Masih ada satu wilayah luar negeri yang belum direkap dan ditetapkan hasil penghitungan suaranya, yaitu Kuala Lumpur, Malaysia.

"Jadi baru 129 ya (yang direkap), minus Malaysia. Malaysia bukan keseluruhan Malaysia ya, Kuala Lumpur, yang lain sudah kita lakukan, ini makanya kita menunggu untuk itu dulu," kata Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik, Kamis (9/5/2019).

KPU belum bisa melakukan rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Kuala Lumpur lantaran di wilayah tersebut masih dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) metode pos.

PSU dilakukan atas rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), menyusul kasus surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X