Ribuan Warga Jakut Ikut Program Mudik Gratis, 2 Kota Ini Jadi Tujuan Utama

Kompas.com - 08/05/2019, 15:42 WIB
Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta membuka pendaftaran program mudik gratis, Minggu (28/4/2019) mulai pukul 00.00 WIB. Kompas.com / Tatang GuritnoPemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta membuka pendaftaran program mudik gratis, Minggu (28/4/2019) mulai pukul 00.00 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ribuan warga Jakarta Utara (Jakut) mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, Bernard Hutajulu, Rabu (8/5/2019), mengatakan, tercatat 1.232 warga Jakarta Utara yang sudah mendaftarkan diri sejak 28 April lalu.

"Warga bisa mendaftarkan diri ke mudikgratis.jakarta.go.id untuk mendapat kode booking. Kemudian proses verifikasi dapat dilakukan di kantor Sudin Perhubungan Jakarta Utara," kata dia.

Syarat melakukan proses verifikasi kode booking tersebut adalah cukup dengan membawa kode booking, E-KTP, serta kartu keluarga (KK).

Baca juga: Ini Sejumlah Syarat Pendaftaran Mudik Gratis bagi Warga Jakarta

Pemprov DKI Jakarta memberikan mudik graris ke 10 kota tujuan yaitu Ciamis, Kuningan, Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, dan Jombang.

Warga Jakarta Utara mayoritas mengikuti mudik gratis ke Jawa Tengah. Tercatat 1.121 warga mudik ke Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Solo, Wonogiri, dan Yogyakarta.

"Dari data tersebut Kota Solo dan Wonogiri tercatat paling banyak dikunjungi pemudik. Terdapat 315 warga hendak ke Solo, sedangkan 256 warga yang bertujuan ke Wonogiri," ungkap Bernard.

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Sigit Wijatmiko mengatakan hingga kini jumlah pendaftar mudik gratis dari seluruh wilayah DKI Jakarta sudah mencapai 10.440 orang.

"Sisa kuota tinggal 6.138 dan pendaftaran masih akan dibuka hingga 17 Mei," kata Sigit.

Tiket mudik gratis akan diberikan kepada 16.578 penumpang dengan 307 bus, sedangkan untuk sepeda motor akan diberikan untuk 6.255 unit yang akan diangkut dengan 139 truk.

Para pemudik akan diberangkatkan pada pukul 07.00 WIB pada 30 Mei dari Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Panglima TNI dan Kapolri Resmikan Program Kampung Tangguh Nusantara di Banten

Panglima TNI dan Kapolri Resmikan Program Kampung Tangguh Nusantara di Banten

Nasional
Tak Punya Perjanjian Ekstradisi, Begini Cara Pemerintah Bawa Maria Pauline Lumowa dari Serbia....

Tak Punya Perjanjian Ekstradisi, Begini Cara Pemerintah Bawa Maria Pauline Lumowa dari Serbia....

Nasional
Klaster Baru Penularan Covid-19 di Secapa AD yang Belum Diketahui Sumbernya...

Klaster Baru Penularan Covid-19 di Secapa AD yang Belum Diketahui Sumbernya...

Nasional
Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi dan 'Lampu Merah' dari Presiden Jokowi

Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi dan "Lampu Merah" dari Presiden Jokowi

Nasional
[POPULER NASIONAL] Rekam Jejak Maria Pauline Lumowa | Rekor Kasus Baru Covid-19

[POPULER NASIONAL] Rekam Jejak Maria Pauline Lumowa | Rekor Kasus Baru Covid-19

Nasional
Akhir Pelarian Tersangka Pembobol Bank BNI Setelah 17 Tahun Buron

Akhir Pelarian Tersangka Pembobol Bank BNI Setelah 17 Tahun Buron

Nasional
Indonesia Mampu Produksi Alat Rapid Test, per Unit Harganya Rp 75.000

Indonesia Mampu Produksi Alat Rapid Test, per Unit Harganya Rp 75.000

Nasional
Menko PMK: Tidak Ada Alasan Tak Percaya Diri dengan Ventilator Dalam Negeri

Menko PMK: Tidak Ada Alasan Tak Percaya Diri dengan Ventilator Dalam Negeri

Nasional
Pemerintah Akan Beri Sanksi RS dengan Tarif Rapid Test di Atas Rp 150.000

Pemerintah Akan Beri Sanksi RS dengan Tarif Rapid Test di Atas Rp 150.000

Nasional
Tanoto Foundation Gandeng Pusdiklat Kesos untuk Cegah Stunting

Tanoto Foundation Gandeng Pusdiklat Kesos untuk Cegah Stunting

Nasional
Curhat Seorang Dokter ke Jokowi, Distigma hingga Diintimidasi Keluarga Pasien Covid-19

Curhat Seorang Dokter ke Jokowi, Distigma hingga Diintimidasi Keluarga Pasien Covid-19

Nasional
Tak Langsung Periksa Maria Pauline Lumowa, Bareskrim: Dia Sedang Istirahat

Tak Langsung Periksa Maria Pauline Lumowa, Bareskrim: Dia Sedang Istirahat

Nasional
Pembentukan Komisi Independen Dianggap Perlu Diatur dalam RUU PDP

Pembentukan Komisi Independen Dianggap Perlu Diatur dalam RUU PDP

Nasional
Enam Hal Ini Bisa Bantu Perbaiki Stigma Negatif Terkait Covid-19

Enam Hal Ini Bisa Bantu Perbaiki Stigma Negatif Terkait Covid-19

Nasional
Putusan MA Dinilai Tak Mungkin Ubah Hasil Pilpres 2019, Ini Alasannya

Putusan MA Dinilai Tak Mungkin Ubah Hasil Pilpres 2019, Ini Alasannya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X