KPK: Istri Bupati Solok Selatan Ikut Terima Rp 60 Juta dari Kontraktor

Kompas.com - 07/05/2019, 16:56 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comKomisi Pemberantasan Korupsi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria sebagai tersangka. Muzni diduga menerima suap Rp 460 juta dari kontraktor.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, dari total Rp 460 juta yang diterima, sebesar Rp 60 juta diserahkan oleh pemilik Grup Dempo Muhammad Yamin Kahar kepada istri Muzni.

"Rp 60 juta diserahkan kepada istri MZ," ujar Basaria dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Selasa (7/5/2019).

Menurut Basaria, pada Juni 2018, Muzni meminta agar uang diserahkan kepada pihak lain.

Selain kepada istrinya, Muzni juga meminta agar uang sebesar Rp 25 juta diserahkan kepada Kepala Sub Bagian Protokol dan untuk tunjangan hari raya pegawai.

Muzni diduga menerima suap terkait proyek infrastruktur, yakni pembangunan Jembatan Ambayan dan perbaikan Masjid Agung di Solok Selatan.

Muzni diduga memerintahkan bawahannya untuk menunjuk PT Dempo Bangun Bersama milik Muhammad Yamin Kahar untuk menjadi pelaksana proyek.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X