Menhub Imbau Pemudik Berangkat Sejak 29 Mei, Hindari Puncak Arus pada 31 Mei

Kompas.com - 03/05/2019, 17:45 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat diwawancarai di Jakarta, Jumat (26/4/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat diwawancarai di Jakarta, Jumat (26/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun 2019 jatuh pada tanggal 31 Mei 2019.

"Kami perkirakan, memang tanggal 31 Mei itu puncak mudik," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat dijumpai di Kompleks Istana Presiden, Jakarta, Jumat (3/5/2019).

Prediksi itu ditetapkan apabila Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah jatuh pada tanggal 5 Juni 2019. Artinya, pemudik mempunyai waktu lima hari untuk melakukan perjalanan ke tujuan.

Baca juga: Ingin Mudik Aman, Pilih Bus yang Ditempeli Stiker Layak Jalan

 

Menurut Budi, rentang waktu lima hari itu dapat dimanfaatkan pemudik untuk pulang ke kampung halaman lebih awal. Harapannya, pemudik menggunakan moda transportasi, baik darat, laut, maupun udara.

"Kalau libur (sebelum Lebaran) tanggal 30 Mei hingga 4 Juni, jadi kan ada enam hari. Makanya kami imbau pulangnya mulai tanggal 30 Mei, bahkan 29 Mei malam sudah mulai pulang supaya sepi," ujar Budi.

Baca juga: Ini Sejumlah Syarat Pendaftaran Mudik Gratis bagi Warga Jakarta

 

Sekalipun menggunakan kendaraan pribadi, diharapkan pemudik tidak memakai motor.

"Motor diimbau tidak digunakan. Kami sarankan untuk pakai mudik gratis. Karena jika pakai motor itu sangat berbahaya. 75 persen kecelakaan saat mudik itu karena pemudik menggunakan motor," ujar Budi.

Berkaca arus mudik Lebaran 2018, angka kecelakaan pemudik yang menggunakan motor turun sebesar 30 persen dibandingkan tahun 2017. Pemerintah pun berkomitmen untuk kembali menurunkan angka tersebut di tahun ini.

Baca juga: Mudik Lebaran 2019, Akan Diberlakukan One Way di Tol Trans Jawa

 

Pemerintah pun sedang mempersiapkan, mulai dari infrastruktur hingga pola pelayanan bagi pemudik.

Saat ini, tol Trans Jawa sudah beroperasi. Demikian pula sebagian tol Trans Sumatera pun telah dapat digunakan.

Selain itu, pemerintah juga mengoptimalkan angkutan masal, baik darat, laut dan udara.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komnas Perempuan Protes Candaan Mahfud MD yang Samakan Virus Corona dengan Istri

Komnas Perempuan Protes Candaan Mahfud MD yang Samakan Virus Corona dengan Istri

Nasional
Pemerintah: New Normal Bukan Berarti Kembali seperti Sebelum Adanya Pandemi Covid-19

Pemerintah: New Normal Bukan Berarti Kembali seperti Sebelum Adanya Pandemi Covid-19

Nasional
Multitafsir soal Operasional Ojek di Masa Pandemi, Mendagri Revisi Keputusannya

Multitafsir soal Operasional Ojek di Masa Pandemi, Mendagri Revisi Keputusannya

Nasional
Berkapasitas 360 Pasien, RS Covid Pulau Galang Saat Ini Rawat 36 Orang

Berkapasitas 360 Pasien, RS Covid Pulau Galang Saat Ini Rawat 36 Orang

Nasional
1.382 Bencana Terjadi di Indonesia hingga Akhir Mei, Belum Termasuk Covid-19

1.382 Bencana Terjadi di Indonesia hingga Akhir Mei, Belum Termasuk Covid-19

Nasional
Sebelum Terapkan New Normal, Suatu Daerah Wajib Lakukan Sosialisasi hingga Simulasi

Sebelum Terapkan New Normal, Suatu Daerah Wajib Lakukan Sosialisasi hingga Simulasi

Nasional
Ini 5 Provinsi dengan Kenaikan Kasus Harian Covid-19 Terbanyak pada 31 Mei

Ini 5 Provinsi dengan Kenaikan Kasus Harian Covid-19 Terbanyak pada 31 Mei

Nasional
Aspek Ini yang Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Terapkan New Normal

Aspek Ini yang Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Terapkan New Normal

Nasional
Hingga 31 Mei, Jumlah ODP 49.936 Orang dan PDP 12.913 Orang

Hingga 31 Mei, Jumlah ODP 49.936 Orang dan PDP 12.913 Orang

Nasional
Pemerintah: New Normal Tidak Mungkin Dilakukan Serempak

Pemerintah: New Normal Tidak Mungkin Dilakukan Serempak

Nasional
Bertambah 11.470, Total 323.376 Spesimen Covid-19 Telah Diperiksa Hingga 31 Mei 2020

Bertambah 11.470, Total 323.376 Spesimen Covid-19 Telah Diperiksa Hingga 31 Mei 2020

Nasional
UPDATE: Sebaran 700 Kasus Baru Covid-19 pada 31 Mei

UPDATE: Sebaran 700 Kasus Baru Covid-19 pada 31 Mei

Nasional
Kerusuhan di AS Meluas, DPR Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI

Kerusuhan di AS Meluas, DPR Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI

Nasional
UPDATE: Kasus Kematian akibat Covid-19 Menjadi 1.613 Orang, Bertambah 40 Orang

UPDATE: Kasus Kematian akibat Covid-19 Menjadi 1.613 Orang, Bertambah 40 Orang

Nasional
UPDATE: Tambah 293 Orang, Pasien Covid-19 yang Sembuh Kini 7.308 Orang

UPDATE: Tambah 293 Orang, Pasien Covid-19 yang Sembuh Kini 7.308 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X