Pertemuan Jokowi-AHY, Arah Politik Demokrat dan Ancaman Resistensi dari PDI-P

Kompas.com - 03/05/2019, 08:11 WIB
Mobil Land Cruiser B 2024 AHY yang digunakan Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/5/2019) KOMPAS.com/IhsanuddinMobil Land Cruiser B 2024 AHY yang digunakan Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/5/2019)

“Jadi, mudah-mudahan, paling akhir nanti, 22 Mei (2019), kita bisa menerima apapun hasil yang akan dijelaskan oleh KPU,” ujar AHY.

Pada penghujung sesi wawancara, para pewarta sempat bertanya spesifik kembali mengenai kemungkinan partainya merapat ke barisan partai politik pendukung pemerintah, AHY tidak menjawabnya.

Ia hanya mengatupkan tangan di depan bibir yang tersenyum, kemudian menutup sesi wawancaranya.

AHY bertolak dari Istana Merdeka tidak melalui pintu ia masuk. Ia keluar melalui pintu Wisma Negara. Tempat itu sulit dijangkau para pewarta.

Bukan Silaturahim Biasa

Analis politik dan Direktur IndoStrategi Arif Nurul Imam meyakini, pertemuan AHY dengan Jokowi itu bukan silaturahim biasa. Pertemuan itu sarat muatan politis.

Terdapat setidaknya dua konteks dinamika politik yang mengiringi pertemuan itu. Pertama, hitung cepat sejumlah lembaga survei menunjukkan bahwa pemenang Pilpres 2019 adalah pasangan capres cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Rekapitulasi sementara yang dilakukan KPU per Jumat ini pun menunjukkan hal yang sama.

Maka, tidak aneh apabila ada partai politik yang sebelumnya tidak mendukung, kemudian memutuskan untuk merapat ke barisan pendukung.

“Mungkin pertemuan ini masih sekadar komunikasi untuk penjajakan ajakan ke koalisi Jokowi,” ujar Imam.

Diketahui, pada Pemilu 2019, Partai Demokrat merupakan partai politik pendukung capres cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Kedua, kubu Jokowi sangat membutuhkan dukungan di parlemen apabila KPU nanti memutuskan hal yang sama seperti yang sudah dirilis lembaga survei. Dukungan itu adalah demi kelancaran program-programnya yang sudah dijanjikan selama masa kampanye.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X