Sandiaga Klaim OK OCE Sudah Cetak 100.000 Pengusaha di Jakarta

Kompas.com - 02/05/2019, 14:26 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, di ICE BSD, Tangerang Selatan, Kamis (2/5/2019). CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.comCalon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, di ICE BSD, Tangerang Selatan, Kamis (2/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyebut program One Kecamatan, One Center of Entrepreurship (OK OCE) telah mencetak 100.000 lebih pengusaha di DKI Jakarta.

Hal itu disampaikan Sandiaga saat memberikan orasi ilmiah pada wisuda Universitas Muhamadiyah Jakarta (UMJ) di ICE BSD, Tangerang Selatan, Kamis (2/5/2019).

"Gerakan OK OCE sudah mencetak pengusaha baru, jumlah 100.000 lebih di DKI Jakarta," ujar Sandiaga.

Sandiaga menjelaskan, program OK OCE memudahkan perizinan bagi anak muda untuk memulai usaha dalam bidang apa pun.

Baca juga: Sandiaga Ajari Peserta OK OCE Cara Berswafoto

Program tersebut, lanjut dia, akan terus berlanjut dan secara konkret memajukan perekonomian negara dalam mengurangi jumlah pengangguran.

"Alhamdulilah, pada 2018, jumlah penangguran di Jakarta turun sebanyak 20.000," kata Sandiaga.

Sandiaga yakin, OK OCE menjadi salah satu program yang akan memberikan solusi tepat bagi anak muda, khususnya yang baru lulus kuliah.

Ia menyebut OK OCE kini berlanjut hingga ke daerah-daerah di Indonesia.

"Gerakan ini sekarang sudah berlanjut ke pelosok negeri. Kami menebar manfaat, menciptakan peluang-peluang usaha, kita berikan solusi pada bangsa ini," ujar Sandiaga.

Baca juga: Sandiaga Yakin OK OCE Bisa Berdayakan Perempuan

Ia juga mengajak anak muda untuk bergabung dalam program Rumah Siap Kerja. Program tersebut menghubungkan calon pekerja dan perusahaan.

Rumah Siap Kerja, kata Sandiaga, memastikan bahwa tidak ada lagi pengangguran dari lulusan universitas dan sekolah-sekolah.

"Kita hubungkan pemuda dengan dunia kerja, kita hubungan dengan dunia usaha, apa yang mereka butuhkan ini keterampilan," ujar Sandiaga.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NASIONAL] Jawa Timur Alami Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi | PTUN Putus Presiden dan Menkominfo Bersalah

[POPULER NASIONAL] Jawa Timur Alami Penambahan Kasus Covid-19 Tertinggi | PTUN Putus Presiden dan Menkominfo Bersalah

Nasional
Saat Presiden RI Divonis Bersalah atas Pemblokiran Internet di Papua

Saat Presiden RI Divonis Bersalah atas Pemblokiran Internet di Papua

Nasional
Tiga Mantan Petinggi Jiwasraya Ini Didakwa Menerima Fasilitas Nonton Konser hingga Karaoke

Tiga Mantan Petinggi Jiwasraya Ini Didakwa Menerima Fasilitas Nonton Konser hingga Karaoke

Nasional
Anggaran Penanganan Covid-19 Membengkak Jadi Rp 677,2 Triliun, Ini Rinciannya

Anggaran Penanganan Covid-19 Membengkak Jadi Rp 677,2 Triliun, Ini Rinciannya

Nasional
Kasus Alih Fungsi Lahan, KPK Rampungkan Penyidikan Legal Manager PT Duta Palma

Kasus Alih Fungsi Lahan, KPK Rampungkan Penyidikan Legal Manager PT Duta Palma

Nasional
Polemik Tahun Ajaran Baru, Ombudsman Ingatkan Pemerintah soal Kesenjangan Teknologi

Polemik Tahun Ajaran Baru, Ombudsman Ingatkan Pemerintah soal Kesenjangan Teknologi

Nasional
Mahfud Panggil KSAD, Kepala BIN, dan Ketua KPK, Ini yang Dibicarakan

Mahfud Panggil KSAD, Kepala BIN, dan Ketua KPK, Ini yang Dibicarakan

Nasional
Sidang Kasus Jiwasraya Dilanjutkan Rabu Pekan Depan

Sidang Kasus Jiwasraya Dilanjutkan Rabu Pekan Depan

Nasional
Presiden RI Divonis Bersalah soal Blokir Internet di Papua, Ini Kata Istana

Presiden RI Divonis Bersalah soal Blokir Internet di Papua, Ini Kata Istana

Nasional
Komnas Perempuan: KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Mayoritas Korban Bungkam

Komnas Perempuan: KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Mayoritas Korban Bungkam

Nasional
Komisi II dan Pemerintah Sepakat Tambah Anggaran untuk Pilkada 2020

Komisi II dan Pemerintah Sepakat Tambah Anggaran untuk Pilkada 2020

Nasional
Eks Dirut PTPN III Divonis 5 Tahun Penjara

Eks Dirut PTPN III Divonis 5 Tahun Penjara

Nasional
Kemenlu: 361 Jemaah Tabligh di 13 Negara Telah Pulang ke Indonesia

Kemenlu: 361 Jemaah Tabligh di 13 Negara Telah Pulang ke Indonesia

Nasional
Ombudsman Temukan Manipulasi Data dan Pemotongan Nominal Bansos

Ombudsman Temukan Manipulasi Data dan Pemotongan Nominal Bansos

Nasional
KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Peran Tokoh Agama Penting dalam Mencegahnya

KDRT Meningkat Selama Pandemi Covid-19, Peran Tokoh Agama Penting dalam Mencegahnya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X