Protes Insiden di Natuna, Indonesia Panggil Kedubes Vietnam

Kompas.com - 29/04/2019, 19:45 WIB
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir Ketika Ditemui Di Kemenlu, Jakarta, Kamis (18/5/2017). MOH NADLIR/KOMPAS.comJuru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir Ketika Ditemui Di Kemenlu, Jakarta, Kamis (18/5/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri sudah melayangkan protes terhadap Pemerintah Vietnam terkait insiden yang terjadi di Perairan Natuna, baru-baru ini.

Kapal pengawas perikanan Vietnam memprovokasi KRI Tjiptadi-381 yang sedang melakukan penegakkan hukum terhadap kapal ikan Vietnam yang mengambil ikan di Perairan Indonesia.

Bahkan, kapal otoritas Vietnam menabrakkan badannya ke KRI Tjiptadi-381 milik TNI Angkatan Laut.

"Kementerian Luar Negeri telah memanggil wakil dari Kedutaan Besar Vietnam di Jakarta dan menyampaikan protes Indonesia atas kejadian yang terjadi kemarin," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir di Ruang Palapa, Senin (29/4/2019).

Baca juga: Polisi Sempat Dihadang Coast Guard Vietnam saat Amankan 2 Kapal Pencuri Ikan di Natuna

Pemerintah Indonesia sangat menyesalkan kejadian itu. Alasannya,tindakan kapal pengawas perikanan Vietnam itu sangat membahayakan awaknya sendiri maupun awak kapal perang Indonesia.

"Selain itu, tindakan-tindakan yang dilakukan oleh kapal dinas Vietnam itu melanggar hukum internasional," ujar Arrmanatha.

Ia berharap, protes tersebut benar-benar dihiraukan Pemerintah Vietnam agar peristiwa serupa tidak terulang kembali di masa yang akan datang.

Sebelumnya, beredar cuplikan video adegan insiden antara kapal sipil Vitnam dengan KRI Tjiptadi-381, kapal perang korvet TNI AL dari kelas Parchim.

Dikutip dari Antara, Markas Besar Komando Armada I TNI AL memberi pernyataan resmi bahwa peristiwa itu benar terjadi di ZEE Indonesia dan ada aksi provokasi dari kapal berbendera Vietnam itu.

Baca juga: KRI Ditabrak Kapal Vietnam, Wiranto Tunggu Laporan dari TNI AL

Panglima Komando Armada I TNI AL Laksamana Muda TNI Yudo Margono, Minggu (28/4/2019), menyatakan, kejadian atau insiden itu terjadi pada pukul 14.45 WIB Sabtu (27/4), dan lokasi kejadian di Laut Natuna Utara, di dalam wilayah ZEE Indonesia.

Ia mengurai kronologi singkat kejadian itu, yaitu bermula saat KRI Tjiptadi-381 melaksanakan operasi penegakan hukum di ZEE Indonesia, tepatnya di Laut Natuna Utara terhadap kapal ikan asing berbendera Vietnam bernomor lambung BD 979.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X