Giliran Menpora Jadi Saksi di Pengadilan Tipikor

Kompas.com - 29/04/2019, 10:59 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi. KOMPAS.COM/TJAHJO SASONGKOMenteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (29/4/2019).

Imam akan bersaksi untuk terdakwa Sekretaris Jenderal Komite Olahraha Nasional Indonesia (KONI) Ending Fuad Hamidy.

"Terima kasih, alhamdulilah baik," ujar Imam di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin.

Nama Imam Nahrawi disebut-sebut dalam persidangan sebelumnya. Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy menggunakan inisial Mr X dan Mr Y saat berkomunikasi dengan Wakil Bendahara KONI Lina Nurhasanah.

Baca juga: 6 Fakta Sidang Sekjen KONI, Uang untuk Bayar Kuliah hingga Inisial untuk Menpora

Dalam persidangan, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutarkan rekaman sadapan telepon antara Hamidy dan Lina.

Dalam percakapan, Hamidy beberapa kali menyebut telah bertemu dengan Mr X dan Mr Y.

Menurut Hamidy, Mr Y memaksudkan struktur pejabat Kemenpora. Mr Y itu memaksudkan seluruh nama pejabat Kemenpora yang termasuk dalam daftar penerima fee dari KONI.

Sementara itu, menurut Hamidy, Mr X memaksudkan Menpora Imam Nahrawi. Kemudian, inisial itu juga memaksudkan staf pribadi Imam, Miftahul Ulum dan staf protokol menteri bernama Arif.

Baca juga: Bantah Terima Uang, Staf Menpora Diketahui Bertransaksi di Arab dan Tulungagung

Dalam persidangan, beberapa saksi mengaku pernah memberikan uang kepada staf pribadi Menpora, Mifrahul Ulum.

Pemberian uang tersebut diduga terkait dana hibah Kemenpora kepada KONI.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X