Sandiaga Sampaikan Belasungkawa atas Berpulangnya Ibunda Aa Gym

Kompas.com - 28/04/2019, 18:11 WIB
Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno kepada awak media di salah satu Rumah Makan masakan padang, Jalan Raya Jatiwaringin, Jakarta Timur, Jumat (26/4/2019). KOMPAS.com/ DEAN PAHREVI Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno kepada awak media di salah satu Rumah Makan masakan padang, Jalan Raya Jatiwaringin, Jakarta Timur, Jumat (26/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Ibunda Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym, Yetty Rochayati.

Yetty meninggal dunia di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Minggu (28/4/2019) sekitar pukul 05.18 WIB.

Sandiaga mengaku sudah menyampaikan dukacitanya langsung kepada Aa Gym serta mendoakan ibunya.

"Saya baru saja telepon sama Aa Gym, Aa Gym-nya sedang umrah dan saya menyampaikan belasungkawa. Aa Gym terima kasih, saya kebetulan kenal juga dan pernah dipertemukan dengan ibundanya," ujar Sandiaga saat ditemui di Gelanggang Remaja Jakarta Pusat, Senen, Jakarta Pusat, Minggu (28/4/2019).

Baca juga: Ibunda Aa Gym Meninggal Dunia di Bandung Setelah Alami Panas

"Kita berdoa sebagai tentunya murid dari Aa Gym agar Ibunda khusnul khotimah dan diterima di sisi Allah subhanahu wa ta'ala sesuai dengan amal perbuatannya, diampuni dosa-dosanya, diterangi alam barzahnya, dilapangkan kuburnya," sambung dia.

Sandiaga mengaku berencana untuk bersilahturahim dengan Aa Gym.Namun, pertemuan tersebut baru dapat dikoordinasikan setelah Aa Gym pulang umrah.

"Rencananya saya ingin bersilaturahim dengan Aa tapi Aa memberikan tadi pesan bahwa baru pulang minggu depan. Setelah itu kita berkoordinasi, itu saja yang disampaikan oleh Aa," tutur dia.

Awalnya, kabar duka tersebut diunggah melalui akun Instagram resmi Aa Gym, @aagym, Minggu.

Dia mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan dirinya yang mengenakan jas berwarna hitam bersama sang ibunda yang duduk di depannya.

"Telah meninggal/wafat. Ibu dari guru kita KH Abdullah Gymnastiar. Sahabat, mohon doanya untuk ibunda Aa Gym. Semoga Alloh merahmati, memaafkan, dan memberikan ampunan. Menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, dan terhindar dari azab api neraka," demikian bunyi keterangan yang menyertai foto tersebut.

Kabar duka tersebut dibenarkan ajudan Aa Gym, Ali.

Dia mengatakan, ibu dai kondang tersebut meninggal dunia setelah sempat dirawat sejak kemarin. Namun Ali belum bisa memastikan penyakit yang diderita Yetti.

Kemudian, lanjut Ali, dokter keluarga menyarankan pihak keluarga untuk membawa Yetti ke RSHS karena kondisi kesehatannya semakin menurun.

"Kemarin pukul 17.00 WIB dibawa ke RSHS dan dirawat satu malam, kemudian tadi pukul 05.00 WIB baru (meninggal). <emang dari kemarin Beliau sudah sakit, menggigil panas dingin," ujar Ali saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu.



Terkini Lainnya

Pengamat: Ketidaktaatan Tim Hukum 02 Terhadap Hukum Acara Berujung pada Penyimpangan MK

Pengamat: Ketidaktaatan Tim Hukum 02 Terhadap Hukum Acara Berujung pada Penyimpangan MK

Nasional
LPSK Terbentur Aturan Permintaan Perlindungan Saksi, Ini Saran Pakar Hukum

LPSK Terbentur Aturan Permintaan Perlindungan Saksi, Ini Saran Pakar Hukum

Nasional
Survei SMRC, Kondisi Penegakan Hukum Sebelum dan Sesudah Kerusuhan 22 Mei Dinilai Baik

Survei SMRC, Kondisi Penegakan Hukum Sebelum dan Sesudah Kerusuhan 22 Mei Dinilai Baik

Nasional
Dugaan Kecurangan TSM dalam Pilpres, Pengamat Sebut Seharusnya Prabowo-Sandi Diperiksa Juga

Dugaan Kecurangan TSM dalam Pilpres, Pengamat Sebut Seharusnya Prabowo-Sandi Diperiksa Juga

Nasional
Tren Takut Bicara Politik dan Penangkapan Semena-mena Meningkat Pasca Kerusuhan 22 Mei

Tren Takut Bicara Politik dan Penangkapan Semena-mena Meningkat Pasca Kerusuhan 22 Mei

Nasional
Minim Jelaskan Hasil Hitung Suara Versi Prabowo-Sandi, Tim Hukum 02 Dikritik

Minim Jelaskan Hasil Hitung Suara Versi Prabowo-Sandi, Tim Hukum 02 Dikritik

Nasional
Survei SMRC: Pasca Kerusuhan 21-22 Mei, Penilaian Soeharto Demokratis Meningkat

Survei SMRC: Pasca Kerusuhan 21-22 Mei, Penilaian Soeharto Demokratis Meningkat

Nasional
Jabatan Ma'ruf Amin di Bank Syariah Dinilai Tak Timbulkan Konflik Kepentingan

Jabatan Ma'ruf Amin di Bank Syariah Dinilai Tak Timbulkan Konflik Kepentingan

Nasional
Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

Nasional
Survei SMRC: 69 Persen Publik Nilai Pilpres 2019 Berlangsung Jurdil

Survei SMRC: 69 Persen Publik Nilai Pilpres 2019 Berlangsung Jurdil

Nasional
Survei SMRC: Mayoritas Publik Nilai Demokrasi Semakin Baik Selama 20 Tahun Terakhir

Survei SMRC: Mayoritas Publik Nilai Demokrasi Semakin Baik Selama 20 Tahun Terakhir

Nasional
Pakar: Petitum Gugatan Prabowo-Sandi Seakan Bukan Dibuat Orang Hukum

Pakar: Petitum Gugatan Prabowo-Sandi Seakan Bukan Dibuat Orang Hukum

Nasional
TKN: Tim Hukum 02 Bangun Narasi Saksinya Terancam

TKN: Tim Hukum 02 Bangun Narasi Saksinya Terancam

Nasional
Menurut KPK, Kasus Pelesiran Novanto Beresiko bagi Kredibilitas Kemenkumham

Menurut KPK, Kasus Pelesiran Novanto Beresiko bagi Kredibilitas Kemenkumham

Nasional
Tim 02 Minta Perlindungan Saksi, TKN Singgung Kasus yang Pernah Jerat Bambang Widjojanto

Tim 02 Minta Perlindungan Saksi, TKN Singgung Kasus yang Pernah Jerat Bambang Widjojanto

Nasional

Close Ads X