Kunjungi Rumah Siap Kerja, Sandiaga Tonton Pertandingan E-sport

Kompas.com - 24/04/2019, 18:50 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menonton pertandingan e-sport Rumah Siap Kerja, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019). KOMPAS.com/Devina HalimCalon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menonton pertandingan e-sport Rumah Siap Kerja, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019).
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyambangi Rumah Siap Kerja, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019).

Salah satu kegiatan yang ia lakukan adalah meninjau kompetisi olahraga elektronik atau e-sport.

Sandiaga menyebutkan terdapat 64 peserta dalam kompetisi gim sepakbola FIFA tersebut.

"Memulai kegiatan e-sport competition, ini yang diangkat di debat kemarin. Kita bicara bukan wacana tapi kita bicara hal yang langsung real e-sport kita lakukan," kata Sandiaga.

Nantinya, pemenang dari kompetisi tersebut mendapatkan hadiah yang dapat berguna untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam e-sport.

Baca juga: Sandiaga Tak Hadiri Syukuran Prabowo-Sandi di TMII, Mengapa?

Sandiaga berharap, e-sport juga dapat menjadi mata pencarian dalam rantai ekonomi di Indonesia.

"Jangan hanya kita menjadi pasar tapi kita juga harus mampu menciptakan nilai ekonomi dari e-sport ini di mana Indonesia bisa menjadi tempat penciptaan peluang usaha dan lapangan kerja dalam sektor elektronik sport ini," ungkapnya.

Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyambangi pelatihan menjadi MC di Rumah Siap Kerja, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019).KOMPAS.com/Devina Halim Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyambangi pelatihan menjadi MC di Rumah Siap Kerja, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/4/2019).
Selain itu, Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut sempat melihat pelatihan untuk menjadi pemandu acara.

Menurutnya, Indonesia kekurangan pembawa acara. Dengan pelatihan tersebut, diharapkan bisa menjaring anak muda yang ingin menjadikan pembawa acara sebagai sumber pemasukan ekonominya.

Kegiatan terakhir Sandiaga di Rumah Siap Kerja adalah mengadakan pertemuan tertutup dengan para mitra kerja dari berbagai daerah.

Baca juga: Maruf Amin Pastikan Akan Bertemu dengan Sandiaga Uno

Harapannya, kata Sandiaga, program Rumah Siap Kerja dapat menjadi solusi untuk menurunkan angka pengangguran.

"Ini harapan saya akan menyemarakkan dan menjadi satu tonggak bahwa kita akan mengurangi jumlah pengangguran di anak-anak muda, 2 juta jumlah pengangguran dalam 5 tahun ke depan melalui kegiatan Rumah Siap Kerja ini," tutur dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Minta Kepala Daerah Tak Sebar Sentimen Negatif tentang Perekonomian Nasional

Jokowi Minta Kepala Daerah Tak Sebar Sentimen Negatif tentang Perekonomian Nasional

Nasional
Rekomendasi Mahfud MD Tambah Pasukan di Papua Dikritik

Rekomendasi Mahfud MD Tambah Pasukan di Papua Dikritik

Nasional
Dituntut Penjara Seumur Hidup, Terdakwa Kasus Jiwasraya: Bagaikan Hukuman Mati

Dituntut Penjara Seumur Hidup, Terdakwa Kasus Jiwasraya: Bagaikan Hukuman Mati

Nasional
Presiden Jokowi Diminta Buka Draf UU Cipta Kerja

Presiden Jokowi Diminta Buka Draf UU Cipta Kerja

Nasional
Fadli Zon: Ada Anggapan Kalau Jadi Partai Koalisi Tak Boleh Lagi Bersuara di DPR, Ini Bahaya

Fadli Zon: Ada Anggapan Kalau Jadi Partai Koalisi Tak Boleh Lagi Bersuara di DPR, Ini Bahaya

Nasional
Hari Santri, Wapres Minta Santri dan Pesantren Kontribusi Majukan Bangsa

Hari Santri, Wapres Minta Santri dan Pesantren Kontribusi Majukan Bangsa

Nasional
Ditetapkan sebagai Tersangka, Dirut PAL Budi Saleh Diduga Terima Rp 686 Juta

Ditetapkan sebagai Tersangka, Dirut PAL Budi Saleh Diduga Terima Rp 686 Juta

Nasional
Setahun Pemerintahan Jokowi, Menlu Retno Paparkan Hasil Kinerja Perlindungan WNI

Setahun Pemerintahan Jokowi, Menlu Retno Paparkan Hasil Kinerja Perlindungan WNI

Nasional
4.432 Kasus Baru Covid-19 dari 30 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi dengan 989

4.432 Kasus Baru Covid-19 dari 30 Provinsi, DKI Jakarta Tertinggi dengan 989

Nasional
Kekeliruan Tugas Otonomi Disebut Jadi Alasan Lahirnya Omnibus Law

Kekeliruan Tugas Otonomi Disebut Jadi Alasan Lahirnya Omnibus Law

Nasional
Rp 1 Triliun dari Pinjaman PEN Digunakan untuk Penanggulangan Banjir Jakarta

Rp 1 Triliun dari Pinjaman PEN Digunakan untuk Penanggulangan Banjir Jakarta

Nasional
Menlu AS Mike Pompeo Kunjungi Indonesia Pekan Depan

Menlu AS Mike Pompeo Kunjungi Indonesia Pekan Depan

Nasional
Dukung Gerakan Mahasiswa-Buruh, Fadli Zon: Parlemen Tak Mampu Lagi Kontrol Pemerintah

Dukung Gerakan Mahasiswa-Buruh, Fadli Zon: Parlemen Tak Mampu Lagi Kontrol Pemerintah

Nasional
Jumat Besok, Polri Panggil Ketua Komite Eksekutif KAMI sebagai Saksi

Jumat Besok, Polri Panggil Ketua Komite Eksekutif KAMI sebagai Saksi

Nasional
KPK Tetapkan Dirut PT PAL Budiman Saleh sebagai Tersangka Kasus PT Dirgantara Indonesia

KPK Tetapkan Dirut PT PAL Budiman Saleh sebagai Tersangka Kasus PT Dirgantara Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X