Timses Jokowi: Deklarasi Kemenangan Cukup Sekali, Kalau Berkali-kali Artinya Tak Percaya Diri

Kompas.com - 24/04/2019, 18:33 WIB
Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Usman Kansong, di Posko Cemara, Jumat (22/2/2019). KOMPAS.com/JESSI CARINA Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Usman Kansong, di Posko Cemara, Jumat (22/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Usman Kansong menyindir calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang mendeklarasikan kemenangannya berkali-kali.

Hari ini, Prabowo menghadiri acara konsolidasi sekaligus syukuran klaim kemenangan Pilpres 2019 yang digelar oleh para relawan Prabowo-Sandiaga di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.

 

Sebelumnya, beberapa jam setelah pencoblosan, Rabu (17/4/2019), Prabowo juga mengklaim telah memenangi Pemilu. Klaim kemenangan juga dilontarkan keesokan harinya atau Kamis (18/4/2019).


"Deklarasi itu cukup sekali. Kalau deklarasi berkali-kali berarti tidak percaya diri," ujar Usman di Posko Cemara, Menteng, Rabu (24/4/2019).

Baca juga: Capres dan Tim Kampanye Diminta Hentikan Deklarasi Kemenangan Pemilu

Usman membandingkan sikap Prabowo dengan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo serta timsesnya. Meski dinyatakan menang berdasarkan quick count, kubu Jokowi hanya melakukan deklarasi satu kali. Itu pun tidak dilakukan oleh Jokowi dan Ma'ruf Amin melainkan TKN.

"Kami yang mendeklarasikan adalah tim kampanyenya bukan capres atau cawapres kami. Cukup tim kampanye saja, artinya kami sudah percaya diri," kata Usman.

Baca juga: Ada Deklarasi Prabowo-Sandiaga di TMII, 1.000 TNI dan Polri Dikerahkan

Adapun hasil sementara rekapitulasi KPU hingga pagi tadi, data yang masuk mencapai 220.969 TPS dari total 813.350 TPS. Jika dipersentasekan, data tersebut baru mencapai 27,16 persen.

Hasil Situng sementara ini menunjukkan, pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul 55,46 persen.

Sementara paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan 44,54 persen suara.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Close Ads X