[BERITA POPULER] BPN Rahasiakan Lokasi Real Count | Kesaksian Tompi soal Ratna Sarumpaet hingga Hanum Rais

Kompas.com - 24/04/2019, 06:30 WIB
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (5/4/2019). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINJuru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Andre Rosiade di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Jumat (5/4/2019).

KOMPAS.com - Hingga Selasa (23/4/2019), Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masih merahasiakan proses penghitungan suara Pemilihan Presiden 2019 yang mereka klaim menghasilkan kemenangan bagi pasangan nomor urut 02 tersebut.

Berita terkait proses real count BPN itu menjadi salah satu artikel terpopuler Kompas.com sepanjang Selasa kemarin.

Selain itu, artikel-artikel terkait kesaksian Tompi dalam sidang kasus hoaks dengan terdakwa Ratna Sarumpaet juga menjadi perhatian pembaca Kompas.com.

Berikut ini rangkuman sejumlah berita terpopuler Kompas.com sehari kemarin yang sayang untuk dilewatkan.


1. BPN rahasiakan real count

Meski mengklaim kemenangan Prabowo dan Sandiaga dalam Pilpres 2019, sampai saat ini tim pendukungnya merahasiakan proses penghitungan suara yang mereka kumpulkan.

Baca juga: BPN Prabowo-Sandiaga Rahasiakan Lokasi Penghitungan Real Count

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (BPN) Andre Rosiade menyebutkan, penghitungan dilakukan oleh pengurus pusat partai pendukung dan BPN. Namun, lokasinya dirahasiakan.

Namun, ketika Kompas.com mendatangi kantor DPP Gerindra, tidak ada kegiatan real count di sana.

Baca juga: Tak Ada Penghitungan Real Count di DPP Gerindra

Hal itu berbeda dengan yang dilakukan oleh Tim Kemenangan Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin. Mereka membuka war room atau pusat informasi penghitungan suara yang dapat dilihat oleh publik.

2. Kesaksian Tompi

Dokter bedah plastik Teuku Adifitrian atau Tompi menjadi saksi dalam sidang kasus hoaks Ratna Sarumpaet. Dalam kesaksiannya, Tompi mengatakan bahwa ia curiga soal kebohongan Ratna setelah membaca twit dari Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon.

Secara garis besar, kesaksian Tompi sama dengan pernyataan yang disampaikannya setelah Ratna mengakui bahwa ia telah berbohong.

Tompi juga mengomentari pernyataan dokter gigi sekaligus Hanum Rais, putri Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais. Menurut Tompi, Hanum tidak punya kapasitas menilai lebam pada wajah Ratna karena dia bukan dokter umum maupun dokter bedah wajah.

Baca juga: Tompi Nilai Putri Amien Rais Konyol Saat Memastikan Wajah Ratna Sarumpaet Lebam karena Dianiaya

Selain dua berita di atas, simak artikel terpopuler lainnya berikut ini:
- Polisi Selidiki Peredaran Video Masturbasi yang Viral di Media Sosial
- Pengebom Itu Sempat Memegang Kepala Cucu Saya Saat Masuk ke Gereja
- Kisah Caleg Pekalongan yang Akan Jual Ginjal, Kini Pasutri Ini Malah Lolos Nyaleg
- Jimly Minta Prabowo Tak Ikuti Saran Amien Rais soal People Power

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gibran Disarankan Tak Dulu Maju Pilkada untuk Hindari Spekulasi Publik

Gibran Disarankan Tak Dulu Maju Pilkada untuk Hindari Spekulasi Publik

Nasional
Pengamat soal Konvensi PSI: Perlu Konsisten, Biar Peserta Tak Ditipu

Pengamat soal Konvensi PSI: Perlu Konsisten, Biar Peserta Tak Ditipu

Nasional
Pilkada Tangsel, Putri Ma'ruf Amin Bangun Komunikasi dengan Semua Partai

Pilkada Tangsel, Putri Ma'ruf Amin Bangun Komunikasi dengan Semua Partai

Nasional
PKS Terus Upayakan Pembentukan Pansus Jiwasraya

PKS Terus Upayakan Pembentukan Pansus Jiwasraya

Nasional
Usai Tinjau Longsor, Wakapolri Pastikan Tindak Tambang Ilegal di Bogor

Usai Tinjau Longsor, Wakapolri Pastikan Tindak Tambang Ilegal di Bogor

Nasional
Ketua MPR Minta Penegak Hukum Pahami Kejahatan Korporasi

Ketua MPR Minta Penegak Hukum Pahami Kejahatan Korporasi

Nasional
PSI Ingin Jembatani Calon Kepala Daerah yang Tak Punya Uang

PSI Ingin Jembatani Calon Kepala Daerah yang Tak Punya Uang

Nasional
Bantah soal Dinasti Politik Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah: Saya Tak Aji Mumpung

Bantah soal Dinasti Politik Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah: Saya Tak Aji Mumpung

Nasional
Amien Rais Diminta Tak Intervensi Kongres PAN, Abdillah Toha: Bikin Ruwet

Amien Rais Diminta Tak Intervensi Kongres PAN, Abdillah Toha: Bikin Ruwet

Nasional
Senin Pekan Depan, Buruh Gelar Demo Tolak RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja di DPR

Senin Pekan Depan, Buruh Gelar Demo Tolak RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja di DPR

Nasional
Peran Pers Tionghoa dalam Pergerakan Kemerdekaan RI

Peran Pers Tionghoa dalam Pergerakan Kemerdekaan RI

Nasional
Pernyataan Jaksa Agung soal Tragedi Semanggi Dinilai Langgengkan Impunitas

Pernyataan Jaksa Agung soal Tragedi Semanggi Dinilai Langgengkan Impunitas

Nasional
Menelusuri Sejarah Awal Masuknya Masyarakat Tionghoa di Indonesia...

Menelusuri Sejarah Awal Masuknya Masyarakat Tionghoa di Indonesia...

Nasional
Putri Ma'ruf Amin Ikut Seleksi PSI untuk Pilkada Tangsel, Bawa Skema Berantas Korupsi

Putri Ma'ruf Amin Ikut Seleksi PSI untuk Pilkada Tangsel, Bawa Skema Berantas Korupsi

Nasional
Tragedi Semanggi, Ketua Komisi III Sebut DPR Tak Bisa Nyatakan Bukan Pelanggaran HAM Berat

Tragedi Semanggi, Ketua Komisi III Sebut DPR Tak Bisa Nyatakan Bukan Pelanggaran HAM Berat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X