Presiden Jokowi: Kurangi Belanja Barang Sebanyak-banyaknya

Kompas.com - 23/04/2019, 11:37 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) memimpin rapat terbatas tentang ketersediaan anggaran dan pagu indikatif tahun 2020 di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (22/4/2019). Pemerintah akan mengupayakan penganggaran dan alokasi APBN 2020 memberikan stimulus pada pertumbuhan ekonomi. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/aww. ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIPresiden Joko Widodo (kiri) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) memimpin rapat terbatas tentang ketersediaan anggaran dan pagu indikatif tahun 2020 di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (22/4/2019). Pemerintah akan mengupayakan penganggaran dan alokasi APBN 2020 memberikan stimulus pada pertumbuhan ekonomi. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/aww.
Penulis Ihsanuddin
|

BOGOR, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta kementerian dan lembaga memperbanyak belanja modal dan mengurangi belanja barang.

Instruksi itu disampaikan Presiden Jokowi saat memimpin rapat kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa (23/4/2019) pagi.

"Yang ingin saya tekankan, seperti kemarin juga sudah kita sampaikan bahwa belanja modal agar diperkuat, agar ditingkatkan. Semua kementerian harus bisa memaksa organisasinya agar penyerapan anggaran betul-betul bisa direalisasikan," kata Jokowi.

Baca juga: Presiden Jokowi Ingatkan Jangan Ada Lonjakan Harga Selama Ramadhan


Jokowi mengatakan, dalam konteks belanja modal di level provinsi, kabupaten dan kota, masih ada kecenderungan berkutat pada infrastruktur.

Oleh karena itu, Jokowi ingin adanya penambahan anggaran di Kementerian PUPR, agar infrastruktur dasar seperti air bersih, sanitasi, dan jalan arteri bisa terealisasi.

"Mungkin anggaran-anggaran yang kira-kira masih di kementerian lain ragu, masukkan saja ke PUPR," tambah mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Baca juga: Jokowi: Prioritas Utama Semua Kementerian adalah Pembangunan SDM

Di sisi lain, Jokowi meminta agar belanja barang dikurangi sebanyak mungkin. Dia meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk melihat dokumen APBN tahun-tahun sebelumnya dan memilih mana yang cocok untuk memangkas belanja barang.

"Belanja barang dikurangi sebanyak-banyaknya. Ibu Menteri Keuangan tolong dilihat," kata Jokowi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X