KPU Bakal Evaluasi Sistem Pelaksanaan Pemilu Serentak 2019

Kompas.com - 23/04/2019, 05:21 WIB
Komisioner KPU Ilham Saputra di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2019). KOMPAS.com/FITRIA CHUSNA FARISAKomisioner KPU Ilham Saputra di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) bakal melakukan evaluasi pelaksanaan Pemilu Serentak 2019.

Evaluasi ini penting untuk menemukan format pemilu yang paling ideal pada pemilu selanjutnya.

"Kami menunggu hasil evaluasi, hasil evaluasi akan kami kaji bersama. Tentu saja bersama DPR, bersama pemerintah dan dengan teman-teman masyarakat sipil. Sebetulnya bagaimana sih format pemilu yang paling ideal buat kita," kata Komisioner KPU Ilham Saputra di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/4/2019).

Baca juga: Jokowi Sebut Orang-orang yang Gugur saat Mengawal Pemilu Sebagai Pahlawan Demokrasi

Menurut Ilham, sistem pemilu serentak kali ini mengakibatkan tingkat kelelahan yang luar biasa pada penyelenggara pemilu di tingkat bawah.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya petugas KPPS yang meninggal dunia dan skit akibat terlalu letih usai bertugas.

Oleh karena itu, KPU bakal mengkaji sejumlah wacana yang muncul terkait mekanisme pemilu. Hal ini nantinya juga berkaitan dengan regulasi yang mengatur Pemilu 2024.

Baca juga: Usul Perludem agar Pemilu Tak Menyebabkan Beban Berat bagi Petugas Lapangan

"Misalnya ada yang mewacanakan ada pemilu lokal, yang nanti sekali itu adalah pemilu DPRD provinsi, pemilu Kabupaten/Kota dan Pilkada, misalnya begitu. Kemudian untuk pemilu nasional DPD, DPR RI dan presiden," ujar Ilham .

"Karena sekali lagi, juga harus ada undang-undang yang jauh-jauh hari sudah ada mengatur Pemilu 2024. Jangan terlalu mepet," lanjut dia.

DOK KOMPAS Partisipasi Pemilih dalam Pemilu Indonesia 1955-2014

 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X