[HOAKS] Jokowi Diteriaki "Tukang Bohong" di Grand Indonesia

Kompas.com - 22/04/2019, 10:57 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat jalan-jalan ke mal Grand Indonesia (GI) di Jakarta, Sabtu (20/4/2019). KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOPresiden Joko Widodo (Jokowi) saat jalan-jalan ke mal Grand Indonesia (GI) di Jakarta, Sabtu (20/4/2019).

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
hoaks

hoaks!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, informasi ini tidak benar.

KOMPAS.com — Sebuah video digital dengan logo KompasTV tentang kunjungan Presiden Joko Widodo di Grand Indonesia diedit untuk mendiskreditkan Jokowi dan disebar hingga viral di media sosial.

Dalam video ini terdengar pengunjung GI meneriakkan kata-kata "tukang bohong… tukang bohong…" ke Jokowi, yang tengah melintas. Saat itu, Jokowi juga terlihat ditemani sejumlah anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di depan dan belakangnya.

Namun, KompasTV memberikan klarifikasinya.

Narasi yang beredar

Video kunjungan Jokowi di pusat perbelanjaan Grand Indonesia banyak dibagikan di media sosial. Dari logo dan format narasi yang dibubuhkan, video berdurasi 38 detik itu diketahui berasal dari KompasTV.


Jokowi yang untuk kali pertama tampil di tengah publik setelah Pemilu 2019 pada 17 April mengundang banyak perhatian masyarakat yang sedang di Grand Indonesia, Sabtu (21/4/2019).

Pengunjung yang memadati setiap lantai yang dilewati Jokowi terdengar riuh meneriakkan “tukang bohong, tukang bohong” kepada Jokowi yang sementara ini dinyatakan unggul dalam Pilpres 2019 berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei.

Penelusuran Kompas.com

Video tersebut memang benar berasal dari Kompas TV dan diunggah di akun YouTube, Twitter, juga Instagram milik stasiun televisi itu.

Akan tetapi, video asli yang diunggah tidak terdapat teriakan "tukang bohong" sebagaimana terdapat pada video yang tersebar.

Video asli dari Kompas TV berdurasi lebih panjang, yakni 59 detik.

Dalam video ini, para pengunjung terdengar riuh meneriakkan “presiden, presiden, presiden” kepada Jokowi yang saat itu diketahui akan bertemu dengan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir, dan Direktur Kreatif Asian Games 2018 Wishnutama Kusbandio.

Pemimpin Redaksi Kompas TV Rosiana Silalahi memastikan video yang beredar di media sosial merupakan hasil editan pihak tidak bertanggung jawab.

"Video yang beredar dengan teriakan itu hasil editan pihak tertentu yang mengambil video digital KompasTV,” kata Rosi kepada Kompas.com Sabtu (21/4/2019).

Rosi pun berharap publik yang menerima video itu bisa membedakan mana yang asli dan mana yang editan.

"Saya berharap publik dapat membedakan mana video asli yang dibuat Kompas TV dan mana hasil editan yang bertujuan tidak baik," ujar Rosi.

Selengkapnya, baca juga: Beredar Video Hoaks Jokowi Diteriaki Tukang Bohong Saat Berada di GI

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X