Sandiaga Jalani Pemeriksaan Darah dan Urine

Kompas.com - 20/04/2019, 23:01 WIB
Sandiaga UnoInstagram Sandiaga Uno Sandiaga Uno

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno masih terus menjalani pemeriksaan kesehatan. Tim dokter mengambil sampel darah dan urinenya untuk diperiksa.

Sandiaga diperiksa langsung Kepala Laboratorium Rumah Sakit Awal Bros, Susi dan Maulana di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (20/4/2019), dengan didampingi Ibunya, Mien Uno, Ayahnya, Henk Uno dan putranya Sulaiman Salahuddin Uno.

Baca juga: Sandiaga: Saya Masih Harus Istirahat

Usai pengambilan darah dan urine serta menjalani pemeriksaan, Sandiaga sempat bertanya apakah sudah boleh berolahraga kepada dokter satgas pilpres yang melekat, dokter Vina dan tim laboratorium RS Awal Bros


Sementara itu, anggota Direktorat Media dan Komunikasi Badan Pemenangan Nasional (BPN), Prabowo-Sandi, Yuga Aden mengatakan, dokter tidak menyarankan Sandiaga berolahraga. Pasalnya, kondisinya belum memungkinkan.

Baca juga: Syukuran Kemenangan Prabowo, Karangan Bunga, dan Ketidakhadiran Sandiaga...

"Tadi pak Sandi juga masih ingin berolahraga tapi dokter tidak menyarankan, karena penyakit batuk muncul kembali," kata Yuga Aden

Pascapemungutan suara Pilpres 2019 pada hari Rabu, Sandiaga terus menjalani pemeriksaan.

Berdasarkan pemeriksaan Dokter Kartariadi ahli penyakit dalam dari RS Awal Bros, Bekasi Barat, Sandiaga diketahui memiliki gangguan lambung dan radang tenggorokan.

Dokter menyarankan Sandiaga untuk istirahat dan hindari minum kopi, teh dan keju terlebih dahulu.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
SumberAntara

Terkini Lainnya

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Digugat Ratusan Peserta Pemilu di MK, KPU Siapkan Dua Hal Ini

Nasional
Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Tim Kuasa Hukum KPU Sebut Tak Ada Persiapan Khusus Hadapi Gugatan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Selisih 16,9 Juta Suara, Kubu Jokowi Nilai Gugatan ke MK Sulit Ubah Hasil Pilpres

Nasional
Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Amnesty International Minta Kekerasan 22 Mei 2019 Diusut Tuntas

Nasional
Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Waketum Demokrat Minta Pengusutan Tuntas

Jenguk Korban Kerusuhan 22 Mei, Waketum Demokrat Minta Pengusutan Tuntas

Nasional
Mudik 2019, Pemerintah Siapkan 6.047 Fasilitas Layanan Kesehatan

Mudik 2019, Pemerintah Siapkan 6.047 Fasilitas Layanan Kesehatan

Nasional
KPU Siapkan 20 Pengacara untuk Hadapi BPN Prabowo-Sandiaga di MK

KPU Siapkan 20 Pengacara untuk Hadapi BPN Prabowo-Sandiaga di MK

Nasional
Nasdem Klaim Raih Peningkatan Suara Terbanyak di Pileg 2019

Nasdem Klaim Raih Peningkatan Suara Terbanyak di Pileg 2019

Nasional
Mantan Hakim MK: Narasi Bambang Widjojanto Berbahaya Sekali

Mantan Hakim MK: Narasi Bambang Widjojanto Berbahaya Sekali

Nasional
Hoaks atau Fakta Sepekan: Seputar Kerusuhan 22 Mei, Isu Cacar Monyet hingga Tol Ambruk

Hoaks atau Fakta Sepekan: Seputar Kerusuhan 22 Mei, Isu Cacar Monyet hingga Tol Ambruk

Nasional
'Kalau Alat Bukti BPN Masih Seperti yang ke Bawaslu, Perkara di MK Akan Cepat Selesai'

"Kalau Alat Bukti BPN Masih Seperti yang ke Bawaslu, Perkara di MK Akan Cepat Selesai"

Nasional
Tim Hukum BPN Keluhkan Penutupan Jalan Ke MK, Ini Tanggapan Polri

Tim Hukum BPN Keluhkan Penutupan Jalan Ke MK, Ini Tanggapan Polri

Nasional
Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta Terkait Korban Kerusuhan 22 Mei

Kapolri Bentuk Tim Pencari Fakta Terkait Korban Kerusuhan 22 Mei

Nasional
Menurut Pakar, 51 Bukti yang Dibawa Tim Hukum Prabowo-Sandiaga ke MK Sangat Sedikit

Menurut Pakar, 51 Bukti yang Dibawa Tim Hukum Prabowo-Sandiaga ke MK Sangat Sedikit

Nasional
Polri Janji Tindak Anggota yang Langgar SOP Saat Kerusuhan 22 Mei

Polri Janji Tindak Anggota yang Langgar SOP Saat Kerusuhan 22 Mei

Nasional

Close Ads X