Prabowo Bertemu Lima Sekjen Parpol Koalisi, Ini yang Dibahas...

Kompas.com - 20/04/2019, 11:11 WIB
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan lima sekjen partai politik koalisi Indonesia Adil dan Makmur di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019) malam.Dok. Priyo Budi Santoso Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan lima sekjen partai politik koalisi Indonesia Adil dan Makmur di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com — Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan dengan lima sekretaris jenderal partai politik Koalisi Indonesia Adil dan Makmur di kediaman pribadinya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019) malam.

Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso mengatakan, dalam pertemuan itu, Prabowo membahas sejumlah langkah dalam mengantisipasi celah kecurangan penyelenggaraan Pilpres 2019.

Namun, Priyo enggan memaparkan spesifik mengenai hal tersebut.

"Ya, tadi ada beberapa pesan khusus beliau (Prabowo), tapi tidak untuk dipublikasikan," ujar Priyo kepada Kompas.com, Sabtu (20/4/2019).


Baca juga: Viral, Video Pria Banting dan Hancurkan TV karena Kesal Prabowo Kalah di Quick Count

Pertemuan antara Prabowo dan lima sekjen, kata Priyo, sekaligus membantah isu yang beredar terkait soliditas koalisi.

Priyo menegaskan, setelah hari pemungutan suara pada Rabu (17/4/2019), Badan Pemenangan Nasional pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tetap solid.

"Berita yang beredar seolah koalisi retak itu hanya isu yang digoreng pihak-pihak. Nyatanya kelima partai koalisi solid," ucap mantan politisi Partai Golkar itu.

Selain itu, Prabowo mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat, partai koalisi, para caleg, tokoh agama, relawan, kelompok ibu-ibu, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.

Baca juga: Di Jatim, Kiai Pendukung Jokowi dan Prabowo Kompak Serukan Perdamaian

Hadir dalam pertemuan itu, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal, dan Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno.




Close Ads X