Perolehan Suara Turun di Hitung Cepat Sementara, Ini Respons Demokrat

Kompas.com - 18/04/2019, 20:48 WIB
Mantan Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat (5/8/2016). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINMantan Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsuddin dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat (5/8/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin enggan mengomentari hasil hitung cepat yang menunjukkan penurunan perolehan suara partainya pada Pemilihan Legislatif 2019.

Berdasarkan hasil sementara hitung cepat Litbang Kompas, perolehan suara Demokrat di Pileg 2019 sebesar 8,03 persen. Pada Pileg 2014, Demokrat memperoleh 10,19 persen.

"Kami realistis ya. Apa pun hasilnya itu tetap saja nanti di real count-nya ya," ujar Amir saat dihubungi Kompas.com, Kamis (18/4/2019).

Baca juga: Demokrat Hormati Klaim Kemenangan Prabowo, tetapi...

Ia mengatakan, Demokrat memiliki data internal terkait perolehan suara partainya di Pileg 2019.

Namun, lanjut dia, Demokrat tak akan merilis hasil perolehan data internal partainya ke publik.

Amir mengatakan, hanya Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berhak mengumumkan hasil perolehan suara partai dan pasangan capres dan cawapres secara resmi.

Oleh karena itu, ia mengatakan partainya tak terpengaruh dengan hasil hitung cepat.

Baca juga: Apa Kata Demokrat soal Hasil Hitung Cepat Pilpres dan Pileg?

"Tidak untuk dipublikasikan perhitungan yang tidak sesuai dengan aturan perundang-undangan. Internal kami boleh memiliki itu (data perolehan sementara), tetapi tidak untuk dipublikasikan," lanjut dia.

Berdasarkan hasil sementara hitung cepat Litbang Kompas, Demokrat memperoleh 8,03 persen dari 92,8 persen data yang masuk.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Perbandingan Suara Parpol Peilu 2019 Dengan 2014

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X