Penambahan Kuota Haji dan Kerjasama Ekonomi dengan Saudi, Ini Perintah Jokowi ke Para Menteri

Kompas.com - 18/04/2019, 12:39 WIB
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Selasa (2/10/2018) pagi di Kantor Presiden Jakarta, saat memimpin rapat terbatas membahas penanganan dampak bencana di Sulawesi Tengah. Fabian Januarius KuwadoPresiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Selasa (2/10/2018) pagi di Kantor Presiden Jakarta, saat memimpin rapat terbatas membahas penanganan dampak bencana di Sulawesi Tengah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo, Kamis (18/4/2018) pagi, memimpin rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta.

Rapat membahas dua topik. Pertama, menindaklanjuti kebijakan Arab Saudi menambah kuota haji sebesar 10.000 orang kepada Indonesia.

Kedua, membahas rencana peningkatan investasi dan kerja sama ekonomi Saudi di Tanah Air.

"Keduanya saya kira, kita harus tindak lanjuti secepatnya," perintah Presiden Jokowi kepada sejumlah menteri yang hadir.

Baca juga: Cerita di Balik Jokowi Masuk Kakbah dan Tambahan 10.000 Kuota Haji...

 

Menteri Kabinet Kerja yang hadir, antara lain Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Hadir pula Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto serta Menteri BUMN Rini Soemarno.

Secara khusus, Presiden Jokowi menyoroti Saudi yang mempunyai niat menjadikan Indonesia sebagai negara kerja sama dalam bidang petrokomia dan petrochemical terbesar se-Asia Tenggara.

"Saya rasa, ini yang mungkin harus segera kita siapkan dan tindaklanjuti," ujar Jokowi.

Baca juga: Wapres Sebut Penambahan Kuota Haji Pangkas Masa Tunggu Jemaah

 

Diketahui, saat bertemu dengan Raja Saudi Salman bin Abdul Azis beserta putra mahkotanya, baru-baru ini, Jokowi membahas banyak hal bersama mereka.

Selain Saudi memastikan akan menambah kuota haji asal Indonesia dari 221.000 menjadi 231.000, salah satu topik pembicaraan adalah tentang rencana Saudi berinvestasi di Tanah Air.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, berdasarkan pertemuan itu, Saudi mengungkapkan keinginan untuk berinvestasi di Indonesia dalam jumlah besar.

"Putra mahkota juga menyampaikan ya, kemungkinan Arab Saudi investasi di Indonesia sebesar 6 milliar dollar Amerika Serikat," ujar Moeldoko.

Kompas TV Pemerintah Arab Saudi kembali menambah kuota haji sebesar 10 ribu bagi Warga Negara Indonesia.Penambahan kuota haji ini disampaikan oleh Raja Salman Bin Abdulaziz Al-Saud pada Minggu (14/4) saat bertemu Presiden Joko Widodo. Presiden menyampaikan apresiasi kepada Raja Arab Saudi atas tambahan kuota haji hingga 10 ribu orang bagi jemaah haji Indonesia.Presiden sudah berada di Arab Saudi sejak Minggu kemarin. Jokowi mendarat di Riyadh dan dijamu langsung Raja Salman. Sebelumnya, kuota jemaah haji asal Indonesia yaitu 221 ribu jemaah. Dengan penambahan 10 ribu, maka kuota jemaah haji asal Indonesia bertambah menjadi 231 ribu jemaah. #KuotaHajiIndonesia #PresidenJokowi #ArabSaudi

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenang Angkatan '45: Sayidiman Suryohadiprojo...

Mengenang Angkatan '45: Sayidiman Suryohadiprojo...

Nasional
Mahfud MD Kenang Saat Belajar Kemiliteran dari Almarhum Sayidiman Suryohadiprodjo

Mahfud MD Kenang Saat Belajar Kemiliteran dari Almarhum Sayidiman Suryohadiprodjo

Nasional
Gubernur Lemhanas: Gagasan dan Pemikiran Sayidiman Suryohadiprojo Patut Dicontoh

Gubernur Lemhanas: Gagasan dan Pemikiran Sayidiman Suryohadiprojo Patut Dicontoh

Nasional
UPDATE 16 Januari: Tambah 370, Kasus Covid-19 di Depok Kini 21.453

UPDATE 16 Januari: Tambah 370, Kasus Covid-19 di Depok Kini 21.453

Nasional
Selamat Jalan Pak Sayidiman...

Selamat Jalan Pak Sayidiman...

Nasional
BNPB: Jalur Darat dari Majene ke Mamuju Kembali Pulih

BNPB: Jalur Darat dari Majene ke Mamuju Kembali Pulih

Nasional
BNPB Salurkan Dana Siap Pakai Rp 3,5 Miliar untuk Banjir Kalsel

BNPB Salurkan Dana Siap Pakai Rp 3,5 Miliar untuk Banjir Kalsel

Nasional
Mantan Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo Meninggal Dunia

Mantan Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo Meninggal Dunia

Nasional
Ketua IDI: Menkes Cepat soal Vaksinasi, tetapi Belum Maksimal Tekan Penularan Covid-19

Ketua IDI: Menkes Cepat soal Vaksinasi, tetapi Belum Maksimal Tekan Penularan Covid-19

Nasional
UPDATE Banjir Kalsel: 5 Orang Meninggal, 27.111 Rumah Terendam, 112.709 Warga Mengungsi

UPDATE Banjir Kalsel: 5 Orang Meninggal, 27.111 Rumah Terendam, 112.709 Warga Mengungsi

Nasional
Kasus Covid-19 Catat Rekor 4 Hari Beruntun, Pemerintah Dinilai Tak Antisipasi Prediksi

Kasus Covid-19 Catat Rekor 4 Hari Beruntun, Pemerintah Dinilai Tak Antisipasi Prediksi

Nasional
Gempa Majene, BNPB: Sulawesi Barat Tanggap Darurat Bencana

Gempa Majene, BNPB: Sulawesi Barat Tanggap Darurat Bencana

Nasional
UPDATE Gempa Majene-Mamuju: 46 Meninggal, 826 Luka-luka

UPDATE Gempa Majene-Mamuju: 46 Meninggal, 826 Luka-luka

Nasional
Ibu Negara Iriana Jarang Tampak Dampingi Jokowi, Ini Penjelasan Istana

Ibu Negara Iriana Jarang Tampak Dampingi Jokowi, Ini Penjelasan Istana

Nasional
UPDATE: 13.224 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 33 Provinsi, DKI Terbanyak

UPDATE: 13.224 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 33 Provinsi, DKI Terbanyak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X