Jika Ada Dugaan Kecurangan Pemilu, AHY Imbau agar Tempuh Proses Hukum

Kompas.com - 17/04/2019, 23:24 WIB
Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) bersama Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan (kanan) dan Ketua Fraksi Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono di DPP Demokrat, Rabu (17/4/2019).DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) bersama Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan (kanan) dan Ketua Fraksi Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono di DPP Demokrat, Rabu (17/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta semua pihak untuk menindaklanjuti dugaan kecurangan dalam Pemilu 2019 lewat proses hukum.

"Demokrat mengimbau kepada siapa pun yang menemukan atau mendapatkan indikasi kecurangan agar mengumpulkan bukti-butkinya dengan baik, dilaporkan, dan lebih baik diserahkan lewat jalur hukum," kata AHY dalam konferensi pers di Kantor DPP Demokrat, Jakarta, Rabu (17/4/2019).

AHY mengingatkan, Indonesia merupakan negara hukum. Oleh karena itu, berbagai sengketa dalam proses Pemilu 2019 harus diselesaikan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Baca juga: AHY Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Resmi Pemilu 2019 dari KPU

Ia juga berharap agar semua pihak tetap mengawal proses penyaluran dan penghitungan suara. AHY tak ingin Pemilu 2019 diwarnai dengan banyak kecurangan.

"Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, terutama kecurangan yang terjadi di TPS maupun di tempat lainnya dalam proses penghitungan suara ini," kata dia.

AHY ingin semua pihak bertanggungjawab menunjukkan ke dunia bahwa demokrasi di Indonesia semakin berkembang dan matang.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X