Tanggapi Prabowo, TKN Mengaku Punya Bukti Surat Suara yang Sudah Tercoblos Paslon 02

Kompas.com - 17/04/2019, 20:46 WIB
Konferensi pers Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf, Hasto Kristiyanto di Kebagusan, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Konferensi pers Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf, Hasto Kristiyanto di Kebagusan, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto, mengatakan, pihaknya juga mengantongi bukti surat suara yang sudah tercoblos dengan pilihan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hal itu dikatakan Hasto menanggapi pernyataan Prabowo mengenai dugaan kecurangan surat suara pada pemungutan suara, Rabu (17/4/2019).

Baca juga: Quick Count Kompas Data 85,54 Persen: Jokowi-Maruf 54,40 Persen, Prabowo-Sandiaga 45,60 Persen

"Kami juga punya bukti-bukti ada kertas yang begitu dibuka, ada yang sudah dicoblos untuk 02. Ini bagian yang kami evaluasi," ujar Hasto di kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Kebagusan, Jakarta, Rabu (17/4//2019).

Menurut Hasto, setiap parpol dan masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden telah menempatkan saksi di tempat pemilihan.

Segala bentuk pemantauan selama pemungutan suara akan menjadi bahan untuk dievaluasi.

Baca juga: Megawati Ucapkan Terima Kasih kepada Prabowo

Meski demikian, kata Hasto, hal itu tidak dapat dijadikan perbandingan untuk menentukan hasil penghitungan sementara.

"Tapi dari kegembiraan rakyat yang ditampilkan untuk hadir dengan antusias ke TPS, itu menunjukan bahwa rakyat jauh lebih dewasa dalam hal politk dibandingkan para elite yang sering kali terlalu memuja kekuasaan secara berlebihan," kata Hasto.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Pengamat: Ketidaktaatan Tim Hukum 02 Terhadap Hukum Acara Berujung pada Penyimpangan MK

Pengamat: Ketidaktaatan Tim Hukum 02 Terhadap Hukum Acara Berujung pada Penyimpangan MK

Nasional
LPSK Terbentur Aturan Permintaan Perlindungan Saksi, Ini Saran Pakar Hukum

LPSK Terbentur Aturan Permintaan Perlindungan Saksi, Ini Saran Pakar Hukum

Nasional
Survei SMRC, Kondisi Penegakan Hukum Sebelum dan Sesudah Kerusuhan 22 Mei Dinilai Baik

Survei SMRC, Kondisi Penegakan Hukum Sebelum dan Sesudah Kerusuhan 22 Mei Dinilai Baik

Nasional
Dugaan Kecurangan TSM dalam Pilpres, Pengamat Sebut Seharusnya Prabowo-Sandi Diperiksa Juga

Dugaan Kecurangan TSM dalam Pilpres, Pengamat Sebut Seharusnya Prabowo-Sandi Diperiksa Juga

Nasional
Tren Takut Bicara Politik dan Penangkapan Semena-mena Meningkat Pasca Kerusuhan 22 Mei

Tren Takut Bicara Politik dan Penangkapan Semena-mena Meningkat Pasca Kerusuhan 22 Mei

Nasional
Minim Jelaskan Hasil Hitung Suara Versi Prabowo-Sandi, Tim Hukum 02 Dikritik

Minim Jelaskan Hasil Hitung Suara Versi Prabowo-Sandi, Tim Hukum 02 Dikritik

Nasional
Survei SMRC: Pasca Kerusuhan 21-22 Mei, Penilaian Soeharto Demokratis Meningkat

Survei SMRC: Pasca Kerusuhan 21-22 Mei, Penilaian Soeharto Demokratis Meningkat

Nasional
Jabatan Ma'ruf Amin di Bank Syariah Dinilai Tak Timbulkan Konflik Kepentingan

Jabatan Ma'ruf Amin di Bank Syariah Dinilai Tak Timbulkan Konflik Kepentingan

Nasional
Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

Survei SMRC: Soeharto Dinilai Diktator, SBY dan Jokowi Dinilai Demokratis

Nasional
Survei SMRC: 69 Persen Publik Nilai Pilpres 2019 Berlangsung Jurdil

Survei SMRC: 69 Persen Publik Nilai Pilpres 2019 Berlangsung Jurdil

Nasional
Survei SMRC: Mayoritas Publik Nilai Demokrasi Semakin Baik Selama 20 Tahun Terakhir

Survei SMRC: Mayoritas Publik Nilai Demokrasi Semakin Baik Selama 20 Tahun Terakhir

Nasional
Pakar: Petitum Gugatan Prabowo-Sandi Seakan Bukan Dibuat Orang Hukum

Pakar: Petitum Gugatan Prabowo-Sandi Seakan Bukan Dibuat Orang Hukum

Nasional
TKN: Tim Hukum 02 Bangun Narasi Saksinya Terancam

TKN: Tim Hukum 02 Bangun Narasi Saksinya Terancam

Nasional
Menurut KPK, Kasus Pelesiran Novanto Beresiko bagi Kredibilitas Kemenkumham

Menurut KPK, Kasus Pelesiran Novanto Beresiko bagi Kredibilitas Kemenkumham

Nasional
Tim 02 Minta Perlindungan Saksi, TKN Singgung Kasus yang Pernah Jerat Bambang Widjojanto

Tim 02 Minta Perlindungan Saksi, TKN Singgung Kasus yang Pernah Jerat Bambang Widjojanto

Nasional

Close Ads X