Masa Tenang, Saatnya Memantapkan Pilihan, Hati-hati Politik Uang!

Kompas.com - 15/04/2019, 15:17 WIB
Warga di Jakarta, Senin (12/11/2018) mengamati Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPR RI yang akan berlaga dalam Pemilu 2019 yang dirilis melalui situs Komisi Pemilihan Umum (KPU). Masyarakat bisa mengkritisi calon legislatif yang diumumkan jika calon tersebut pernah tersangkut kasus korupsi.

KOMPAS/WAWAN H PRABOWO (WAK)
12-11-2018 *** Local Caption *** Pekerja di kawasan perkantoran Palmerah, Jakarta, Senin (12/11/2018) mengamati Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPR RI yang akan berlaga dalam Pemilu 2019 yang dirilis melalui situs Komisi Pemilihan Umum (KPU).

KOMPAS/WAWAN H PRABOWO (WAK)
12-11-2018 KOMPAS/WAWAN H PRABOWOWarga di Jakarta, Senin (12/11/2018) mengamati Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPR RI yang akan berlaga dalam Pemilu 2019 yang dirilis melalui situs Komisi Pemilihan Umum (KPU). Masyarakat bisa mengkritisi calon legislatif yang diumumkan jika calon tersebut pernah tersangkut kasus korupsi. KOMPAS/WAWAN H PRABOWO (WAK) 12-11-2018 *** Local Caption *** Pekerja di kawasan perkantoran Palmerah, Jakarta, Senin (12/11/2018) mengamati Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota DPR RI yang akan berlaga dalam Pemilu 2019 yang dirilis melalui situs Komisi Pemilihan Umum (KPU). KOMPAS/WAWAN H PRABOWO (WAK) 12-11-2018

JAKARTA, KOMAPS.com - Ketua Kode Inisiatif Veri Junaidi mengingatkan pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya pada 17 April 2019 untuk tak mudah dimobilisasi dengan tujuan memilih calon legislatif tertentu dengan iming-iming uang.

Jika ada yang menjanjikan hal seperti itu, Veri mengimbau agar calon pemilih tak menerimanya.

"Sudahlah itu (politik uang). Ini waktu bagi pemilih untuk kemudian menentukan siapa yang akan dipilih di pemilu ini," kata Veri di Kantor Kode Insiatif, Tebet, Jakarta, Senin (15/4/2019).

Baca juga: Soal Dana Saksi, Gerindra Andalkan Struktur Partai di Daerah, Caleg, dan Simpatisan

Veri mengatakan, pada masa tenang ini, pemilih sebaiknya memantapkan pilihannya baik untuk capres-cawapres maupun calon wakil rakyat.

"Para pemilih berkontemplasi dengan banyaknya informasi yang selama ini masuk, ada caleg yang datang dan door to door," ujar Veri.

Ia mengatakan, memantapkan pilihan pada beberapa hari menjelang pencoblosan penting dilakukan agar tak bingung saat berada di TPS.

Baca juga: INFOGRAFIK: Bingung Memilih Caleg? Ini Panduannya...

"Memang lebih mendalam harus diidentifikasi misalnya apakah yang bersangkutan masuk list kategori caleg mantan koruptor atau tidak," kata dia.

Selanjutnya, Veri mengatakan, masyarakat harus memerhatikan bahwa caleg yang dipilih mampu mengemban tanggung jawab ketika terpilih.

"Harus dilihat apakah memang mereka mumpuni jika terpilih atau tidak karena salah menentukan pilihan saya pikir itu akan fatal," ujarnya.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Bingung Pilih Caleg?

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X