Presiden Jokowi Ajak Arab Saudi Kerja Sama Syiarkan Islam Toleran

Kompas.com - 15/04/2019, 08:32 WIB
Presiden Joko Widodo membuka Yanwir Muhammadiyah di Bengkulu, Jumat (15/2/2019) KOMPAS.COM/FIRMANSYAHPresiden Joko Widodo membuka Yanwir Muhammadiyah di Bengkulu, Jumat (15/2/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo dalam pertemuannya dengan Menteri Muda Urusan Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi Adel Al Jubeir di Royal Guest House, Riyadh, Minggu (15/4/2019), mengajak Arab Saudi bekerja sama dalam syiar Islam yang toleran sekaligus sebagai upaya menanggulangi terorisme.

"Dalam pertemuan tersebut dibahas antara lain bagaimana kedua negara meningkatkan kerja sama bilateral. Dari pihak Saudi menekankan banyak posisi yang kurang lebih sama, yang selama ini dimiliki Indonesia dan Saudi Arabia di berbagai isu," ujar Menlu Retno Marsudi seusai pertemuan, sebagaimana disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, di Jakarta, Senin (15/4/2019), seperti dikutip Antara.

Retno menuturkan, dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan Menteri Muda Urusan Luar Negeri Arab Saudi membahas mengenai kerja sama dalam rangka mensyiarkan Islam yang damai, Islam yang toleran, dan juga bekerja sama dalam konteks penanggulangan terorisme.

Selain itu, Presiden Jokowi dan Menteri Muda urusan Luar Negeri Arab Saudi juga membahas bagaimana kedua negara dapat meningkatkan kerja sama dalam membantu dan mendukung perjuangan bangsa Palestina.


"Seperti diketahui bahwa masa depan Palestina menjadi lebih sulit dan menjadi kewajiban bagi Saudi Arabia dan Indonesia untuk terus meningkatkan kerja sama dan mendukung perjuangan bangsa Palestina," ungkap Retno.

Pada kesempatan itu, Kerajaan Arab Saudi juga mengapresiasi kepemimpinan Indonesia baik di kawasan maupun di dunia.

Menteri Muda urusan Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi juga menyampaikan bahwa duduknya Indonesia di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) juga merepresentasikan kepentingan negara-negara Muslim.

Hal tersebut pun menjadi salah satu poin pembahasan saat pertemuan itu.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peristiwa Painai Ditetapkan sebagai Pelanggaran HAM Berat, Mahfud: Bagus!

Peristiwa Painai Ditetapkan sebagai Pelanggaran HAM Berat, Mahfud: Bagus!

Nasional
Fahri Hamzah Nilai Wapres Memang Berfungsi seperti Ban Serep

Fahri Hamzah Nilai Wapres Memang Berfungsi seperti Ban Serep

Nasional
Menlu: 27 WNI di Kapal Pesiar Westerdam Negatif Corona dan Sehat

Menlu: 27 WNI di Kapal Pesiar Westerdam Negatif Corona dan Sehat

Nasional
Kritik Anies soal Revitalisasi TIM, Forum Seniman Mengaku Tak Pernah Diajak Bicara

Kritik Anies soal Revitalisasi TIM, Forum Seniman Mengaku Tak Pernah Diajak Bicara

Nasional
Penutupan Tambang Tak Berizin Dimulai dari Kawasan Halimun Salak

Penutupan Tambang Tak Berizin Dimulai dari Kawasan Halimun Salak

Nasional
Kemen PPPA Minta Pemerintah Hati-hati soal Pemulangan Anak-anak WNI Terduga Teroris

Kemen PPPA Minta Pemerintah Hati-hati soal Pemulangan Anak-anak WNI Terduga Teroris

Nasional
Riset Nagara Institute: Banten Terbesar soal Terpapar Dinasti Politik

Riset Nagara Institute: Banten Terbesar soal Terpapar Dinasti Politik

Nasional
Menlu Sebut Pemerintah Bantu Logistik 78 WNI yang Dikarantina di Kapal Diamond Princess

Menlu Sebut Pemerintah Bantu Logistik 78 WNI yang Dikarantina di Kapal Diamond Princess

Nasional
PP Ubah UU di Draf Omnibus Law, Baleg DPR: Bertentangan UUD Akan Batal

PP Ubah UU di Draf Omnibus Law, Baleg DPR: Bertentangan UUD Akan Batal

Nasional
Kasus Penolakan Rumah Ibadah di Karimun Selesai, Mahfud Minta Semua Pihak Tahan Diri

Kasus Penolakan Rumah Ibadah di Karimun Selesai, Mahfud Minta Semua Pihak Tahan Diri

Nasional
BPIP dan KPK Bumikan Pancasila

BPIP dan KPK Bumikan Pancasila

Nasional
Tjahjo Kumolo Tegaskan ASN Wajib Setia terhadap Pancasila seperti TNI

Tjahjo Kumolo Tegaskan ASN Wajib Setia terhadap Pancasila seperti TNI

Nasional
Riset Nagara Institute: Nasdem Paling Tinggi Terpapar Dinasti Politik

Riset Nagara Institute: Nasdem Paling Tinggi Terpapar Dinasti Politik

Nasional
Pramono: Pak Jokowi ke Afghanistan Saja Berani, apalagi ke Kediri

Pramono: Pak Jokowi ke Afghanistan Saja Berani, apalagi ke Kediri

Nasional
Moeldoko Bantah Peristiwa Paniai Pelanggaran HAM Berat, Komnas HAM: Itu Statement Politik

Moeldoko Bantah Peristiwa Paniai Pelanggaran HAM Berat, Komnas HAM: Itu Statement Politik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X