Didampingi Rocky Gerung, SBY Mencoblos di Singapura

Kompas.com - 14/04/2019, 18:20 WIB
Presiden ke-5 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY memasukan surat suara yang telah dicoblos ke kotak suara. SBY menggunakan hak pilihnya di KBRI Singapura, Minggu sore (14/03)KOMPAS.com/ ERICSSEN Presiden ke-5 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY memasukan surat suara yang telah dicoblos ke kotak suara. SBY menggunakan hak pilihnya di KBRI Singapura, Minggu sore (14/03)

SINGAPURA, KOMPAS.com - Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono mencoblos pada Pemilu 2019 di KBRI Singapura, Sabtu (13/4/2019). SBY memilih bersama puluhan ribu WNI di TPS yang sudah ditentukan.  

SBY harus mencoblos di Singapura karena sedang menemani istrinya, Ani Yudhoyono, yang dirawat di National University Hospital (NUH) Singapura.

Presiden yang pernah menjabat selama dua periode itu tiba di KBRI yang berada di Chatsworth Road pada pukul 16.30 waktu setempat. Tampak pengamat politik Rocky Gerung menemani SBY.

Baca juga: Menurut Fadli Zon, Prabowo Tidak Serang SBY Saat Debat

Ketua Umum Partai Demokrat itu mengaku senang masih bisa menyalurkan hak suaranya meski sedang berada di luar negeri.

"Secara pribadi tahapan pencoblosan berjalan lancar, dan saya juga senang melihat antusias saudara-saudara kita, rakyat Indonesia dengan semangat besarnya menyalurkan hak suaranya," kata dia seperti dikutip Antara.

SBY menyampaikan, semangat WNI dalam mengawal pesta demokrasi harus terus dipertahankan, karena masa depan bangsa ada di tangan masyarakat.

"Satu suara dapat menentukan masa depan bangsa, jangan golput," ujarnya.

Baca juga: SBY dan Ani Yudhoyono Akan Mencoblos di Singapura Hari Ini

SBY mengatakan, meski dalam kondisi sakit, Ani Yudhoyono juga tetap menyalurkan hak politiknya dari rumah sakit

"Ibu Ani sadar akan pentingnya hak suaranya. Oleh sebab itu, meski sakit tetap mencoblos," tuturnya

SBY dalam kesempatan itu juga meminta doa untuk kesembuhan sang istri.

SBY juga berpesan, bagi WNI di Tanah Air yang sudah terdaftar di DPT untuk dapat menyalurkan hak suaranya pada 17 april 2019.

Kompas TV WNI yang berdomisili di Norwegia telah melakukan pencoblosan (13/4/19) di kedutaan Besar Republik Indonesia di Oslo, Norwegia. Total 854 WNI yang tercatat dalam DPT, 180 WNI akan melakukan pencoblosan. Proses pemilihan dilakukan melalui TPS maupun pos. Kertas suara telah dikirimkan kepada pemilih sejak Maret 2019. Momen pemilu ini juga dimanfaatkan oleh WNI untuk saling bersilaturahmi.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

Polri Tegaskan Penangkapan 2 Ketua Ormas di Cirebon Tak Terkait Terorisme

Nasional
Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

Romy Mengaku Ditanya Khofifah dan Asep Saifuddin soal Perkembangan Nominasi Haris Hasanuddin

Nasional
Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

Tim Hukum 01 Temui Ma'ruf Amin Sampaikan Perkembangan Persidangan

Nasional
Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

Penangkapan 2 Orang Di Cirebon Diduga terkait Kepemilikan Senjata Tajam dan Pelanggaran ITE

Nasional
Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

Kontras Pertanyakan Penangguhan Penahanan Eggi Sudjana dan Soenarko

Nasional
Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

Kontras Minta Polisi Gunakan Cara Persuasif Menangani Aksi Massa di MK

Nasional
Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

Kumpul Jelang Putusan MK, Relawan Jokowi Janji Wujudkan Suasana Kondusif

Nasional
Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

Romahurmuziy Sempat Terima Tas Hitam Berisi Rp 250 Juta dari Haris Hasanuddin

Nasional
Ada Tugas Negara Sangat Penting, Jokowi Batal Hadiri Silaturahmi Relawan

Ada Tugas Negara Sangat Penting, Jokowi Batal Hadiri Silaturahmi Relawan

Nasional
ICJR Usul Pemerintah Tambah Opsi Terkait Bentuk Pemulihan Hak Korban Penyiksaan

ICJR Usul Pemerintah Tambah Opsi Terkait Bentuk Pemulihan Hak Korban Penyiksaan

Nasional
ICJR Desak Pemerintah Kaji Fenomena Tingginya Daftar Tunggu Eksekusi Mati

ICJR Desak Pemerintah Kaji Fenomena Tingginya Daftar Tunggu Eksekusi Mati

Nasional
Jelang Putusan MK, Tim Hukum 02 Singgung Lagi Jabatan Ma'ruf Amin di 2 Bank

Jelang Putusan MK, Tim Hukum 02 Singgung Lagi Jabatan Ma'ruf Amin di 2 Bank

Nasional
Argentina Dorong Kerjasama Perdagangan Bebas Indonesia-Mercosur

Argentina Dorong Kerjasama Perdagangan Bebas Indonesia-Mercosur

Nasional
Perludem: KPU Tak Sedang Membela Paslon 01, melainkan Mempertahankan Hasil Kerja

Perludem: KPU Tak Sedang Membela Paslon 01, melainkan Mempertahankan Hasil Kerja

Nasional
Perludem: Kita Tak Perlu Bangga Menyelenggarakan Pemilu Paling Rumit di Dunia

Perludem: Kita Tak Perlu Bangga Menyelenggarakan Pemilu Paling Rumit di Dunia

Nasional

Close Ads X