Jokowi: Saya Tak Punya Beban Masa Lalu

Kompas.com - 13/04/2019, 16:32 WIB
Relawan dan simpatisan pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo - KH Maruf Amin menghadiri Konser Putih Bersatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Konser Putih Bersatu tersebut menjadi puncak dari kampanye akbar pasangan nomor urut 01 sebelum memasuki masa tenang dan hari pemungutan suara (Pemilu) serentak pada Rabu, 17 April 2019 mendatang. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJARelawan dan simpatisan pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo - KH Maruf Amin menghadiri Konser Putih Bersatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Konser Putih Bersatu tersebut menjadi puncak dari kampanye akbar pasangan nomor urut 01 sebelum memasuki masa tenang dan hari pemungutan suara (Pemilu) serentak pada Rabu, 17 April 2019 mendatang.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menegaskan ia tidak memiliki beban masa lalu yang bisa mengganggu kinerjanya sebagai kepala negara.

Hal itu ditegaskan Jokowi saat menghadiri kampanye akbar bertajuk 'Konser Putih Bersatu' di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

"Saya tidak memiliki beban masa lalu, enggak ada," kata Jokowi dihadapan massa pendukungnya.

Baca juga: Jokowi: Negara Maju Rakyatnya Pasti Optimistis

Pernyataan Jokowi itu langsung disambut riuh ratusan ribu pendukungnya yang memenuhi stadion Gelora Bung Karno dengan mengenakan baju putih.

Jokowi bahkan sampai dua kali menyampaikan bahwa dirinya tak memiliki beban masa lalu.

"Saya ulangi, saya tidak memiliki beban masa lalu, tidak ada," ujar Jokowi lagi.

Baca juga: Jokowi: Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, UUD 1945 Harga Mati

Capres petahana ini justru menekankan bahwa dirinya sebagai capres petahana memiliki segudang pengalaman yang bisa membantunya dalam menahkodai Indonesia jika kembali terpilih.

Jokowi memulai karirnya sebagai wali kota Solo dua periode. Pada periode keduanya sebagai wali kota, ia lalu terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Belum selesai memimpin Ibu Kota, Jokowi terpilih sebagai Presiden pada 2014.

"Pengalaman seperti ini sangat perlu dalam rangka menahkodai negara sebesar Indonesia. Itu lah yang dinamakan relam jejak," kata Jokowi.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X