Citra Tempramental Bisa Ganggu Elektabilitas Prabowo

Kompas.com - 12/04/2019, 22:43 WIB
Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan orasi politik saat kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (7/4/2019). ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTACapres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyampaikan orasi politik saat kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (7/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penelitis Lingkaran Survei Indonesia Denny JA (LSI) Adrian Sopa menilai citra tempramental capres nomor urut 02 Prabowo Subianto bisa menurunkan elektabilitas di hari pencoblosan.

Sebab, Adrian mengatakan, saat ini berdasarkan survei lembaganya, capres petahana Joko Widodo mengungguli Prabowo dalam hal figur personal. Ia memprediksi figur personal Prabowo akan semakin tergerus dengan citra tempramental yang kerap dimunculkan belakangan.

"Figur dan personal Jokowi lebih disukai dibandingkan dengan Prabowo. Hampir semua aspek personal yang biasanya menjadi pertimbangan pemilih dalam menilai pemimpin, Jokowi unggul dibanding Prabowo," ujar Adrian saat memaparkan hasil survei di Kantor LSI, Rawamangun, Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Baca juga: Hadiri Deklarasi Dukungan Advokat, Prabowo Diberi Pesan Tak Gebrak Podium

Aspek figur personal yang membuat Jokowi lebih unggul berdasarkan survei terbaru LSI ialah dalam hal kejujuran, perhatian pada rakyat, dan nasionalisme. Dalam hal kejujuran, sebanyak 75 persen responden menilai Jokowi sosok yang jujur dan sebanyak 52,9 persen menilai Prabowo jujur.

Dalam hal kepedulian kepada rakyat, sebanyak 81 persen responden menilai Jokowi peduli dan 55,3 persen menyatakan Prabowo sosok yang peduli terhadap rakyat. Sedangkan di aspek nasionalisme sebanyak 82,1 persen menilai Jokowi nasionalis dan 74,6 persen menilai Prabowo sosok nasionalis.

"Maka faktor lainnya yang diamati secara kualitatif yang membuat Jokowi lebih kuat dibanding Prabowo adalah antara lain citra temperamental Prabowo yang semakin sering terlihat dan viral ke publik," lanjut dia.

Survei ini dilakukan LSI pada 4-9 April dengan melibatkan 2.000 responden melalui wawancara tatap muka. Survei menggunakan metode multistage random sampling di 34 provinsi dengan margin of error +/- 2,2 persen.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X