Kompas.com - 11/04/2019, 17:38 WIB
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo berorasi saat kampanye di Depok, Jawa Barat,  Kamis (11/4/2019). Jokowi mengajak pendukung untuk memerangi hoaks dan memenangkan pasangan Jokowi-Maruf Amin pada pilpres 17 April mendatang. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww. ANTARA FOTO/Yulius Satria WijayaCalon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo berorasi saat kampanye di Depok, Jawa Barat, Kamis (11/4/2019). Jokowi mengajak pendukung untuk memerangi hoaks dan memenangkan pasangan Jokowi-Maruf Amin pada pilpres 17 April mendatang. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww.

DEPOK, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengatakan, dengan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Indonesia akan mempunyai banyak sarjana.

Hal itu dikemukakan Jokowi saat berpidato di acara kampanye terbuka, Gedung Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok, Kamis (11/4/2019) siang.

"Ke depan, kita akan punya yang namanya KIP Kuliah. Ini untuk anak-anak kita setelah lulus SMA/ SMK agar bisa meneruskan kuliah di universitas, di akademi, di perguruan tinggi, baik dalam maupun luar negeri," ujar Jokowi.

Baca juga: Ada Kampanye Jokowi di Depok, Jalan Margonda Macet

"Ini program bagus. Dengan program ini, akan tercipa berjuta-juta sarjana untuk negara Indonesia," lanjut dia.

Selain KIP Kuliah, Jokowi juga memperkenalkan Kartu Prakerja. Lewat kartu ini, menurut Jokowi, lulusan SMA dan perguruan setinggi atau sederajat penerima kartu ini akan diberikan pelatihan di berbagai instansi.

Mulai dari kementerian, BUMN, swasta dan sebagainya. Setelah itu, si penerima akan langsung disalurkan ke dunia kerja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau sudah ditraining, dilatih, belum dapat pekerjaan, penerima kartu ini akan diberikan honor," ujar Jokowi.

Baca juga: Sohibul Iman Kritik Megawati dan Tax Amnesty yang Diberikan Jokowi

Terakhir, Jokowi juga memperkenalkan program khusus ibu-ibu rumah tangga, yakni Kartu Sembako. Melalui kartu ini, Jokowi menjelaskan, penerima akan mendapatkan potongan harga besar-besaran ketika membeli bahan pokok.

Jokowi mengingatkan bahwa tiga 'kartu sakti' itu baru akan diimplementasikan pada 2020. Sebab, ini adalah programnya sebagai calon presiden sehingga mesti dianggarkan terlebih dahulu di RAPBN.

Kompas TV Kamis (11/4), calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo, menggelar kampanye di Sukabumi, Jawa Barat. Ia disambut meriah para pendukungnya di Cikembar. Didampingi sang istri, kampanye Joko Widodo di Sukabumi juga dihadiri sejumlah pimpinan partai pendukung dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum. Ia kembali memperkenalkan program-program baru, terutama yang berhubungan dengan perkembangan daerah Sukabumi dan sekitarnya. Joko Widodo pun optimistis bisa meraup minimal 50 persen suara di Jawa Barat. #KampanyeJokowi #JokoWidodo #Jokowi

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dari Empat Kandidat Ini, Siapakah yang Paling Tepat Jadi Gubernur Ibu Kota Negara?

Dari Empat Kandidat Ini, Siapakah yang Paling Tepat Jadi Gubernur Ibu Kota Negara?

Nasional
Singgung Kemenangan PDI-P Hadapi Gugatan Mantan Kader, Mega: Saya Bukan Sembarang Pecat

Singgung Kemenangan PDI-P Hadapi Gugatan Mantan Kader, Mega: Saya Bukan Sembarang Pecat

Nasional
Jaksa Agung Kaji Kemungkinan Terapkan Hukuman Mati untuk Kasus Mega Korupsi

Jaksa Agung Kaji Kemungkinan Terapkan Hukuman Mati untuk Kasus Mega Korupsi

Nasional
93 Tahun Sumpah Pemuda, Jokowi Minta Pemuda Saling Memberdayakan

93 Tahun Sumpah Pemuda, Jokowi Minta Pemuda Saling Memberdayakan

Nasional
Cegah TPPU dan Pendanaan Terorisme, PPATK Luncurkan Financial Integrity Rating 2021

Cegah TPPU dan Pendanaan Terorisme, PPATK Luncurkan Financial Integrity Rating 2021

Nasional
Hari Sumpah Pemuda, Puan Minta Generasi Muda Maknai Keberagaman Indonesia

Hari Sumpah Pemuda, Puan Minta Generasi Muda Maknai Keberagaman Indonesia

Nasional
Megawati: Kalau Enggak Suka Lagi Sama PDI-P Silakan Mengundurkan Diri

Megawati: Kalau Enggak Suka Lagi Sama PDI-P Silakan Mengundurkan Diri

Nasional
Singgung UU Cipta Kerja, AMAN Nilai Indonesia Dibentuk Jadi Bangsa Tidak Beradab

Singgung UU Cipta Kerja, AMAN Nilai Indonesia Dibentuk Jadi Bangsa Tidak Beradab

Nasional
UPDATE 28 Oktober: 259.541 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19, Positivity Rate dengan PCR 1,14 Persen

UPDATE 28 Oktober: 259.541 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19, Positivity Rate dengan PCR 1,14 Persen

Nasional
Kementerian PPPA: Pelayanan bagi Korban Kekerasan Harus Terus Dilakukan

Kementerian PPPA: Pelayanan bagi Korban Kekerasan Harus Terus Dilakukan

Nasional
UPDATE 28 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 34,14 Persen

UPDATE 28 Oktober: Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 34,14 Persen

Nasional
UPDATE: Sebaran 723 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, DKI Jakarta Tertinggi

UPDATE: Sebaran 723 Kasus Baru Covid-19 di Indonesia, DKI Jakarta Tertinggi

Nasional
Profil Usmar Ismail, Bapak Perfilman yang Akan Dianugerahi Gelar Pahlawan oleh Jokowi

Profil Usmar Ismail, Bapak Perfilman yang Akan Dianugerahi Gelar Pahlawan oleh Jokowi

Nasional
Megawati: Kalau Memungkinkan, Bikinlah di Setiap Daerah Patung Bung Karno

Megawati: Kalau Memungkinkan, Bikinlah di Setiap Daerah Patung Bung Karno

Nasional
Usut Dugaan Korupsi Dana Insentif Daerah, KPK Geledah Sejumlah Tempat di Tabanan

Usut Dugaan Korupsi Dana Insentif Daerah, KPK Geledah Sejumlah Tempat di Tabanan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.