TGB Akui Tinggalkan Prabowo lalu Dukung Jokowi

Kompas.com - 11/04/2019, 08:02 WIB
Ketua Korbid Keumatan DPP Partai Golkar Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi di Posko Cemara, Kamis (7/2/2019). KOMPAS.com/JESSI CARINA Ketua Korbid Keumatan DPP Partai Golkar Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi di Posko Cemara, Kamis (7/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang ( TGB) mengakui sempat mendukung Prabowo Subianto di Pemilu 2014. Sebab, ia setuju dengan visi dan misi yang diusung Prabowo serta permintaan dari seseorang yang dihormatinya.

"Ada permintaan dari orang yang saya hormati untuk saya mendukung," kata TGB di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Baca juga: Prabowo Emosional Saat Kampanye, TGB Ingatkan Jangan Sampai Ditiru Pendukung

TGB mengatakan, ia mulai beralih mendukung Joko Widodo ketika melihat komitmen pemerintahannya untuk kemajuan di NTB. Ia mengaku dukungan untuk Jokowi jauh sebelum Pilpres

"Dari 2017 saya sudah saya sampaikan tapi memang tertutup kepada beliau (Jokowi)," ujarnya.

TGB juga mengatakan, banyak pihak yang terkejut saat dirinya mendukung Jokowi. Padahal, ia sudah tidak berpihak kepada Prabowo usai Pemilu 2014.

Baca juga: TGB Sebut Jokowi Layak Dipilih karena Dikelilingi Orang Baik

"Banyak yang terkejut dan menganggap saya beralih, padahal saya tidak pernah berada di pihak pak prabowo, setelah 2014," tuturnya.

Selanjutnya, TGB menambahkan, sikap politiknya itu dapat diperiksa rekam jejaknya. Ia mengatakan, keputusan politik itu berdasarkan pertimbangan dari segi agama, etika dan seluruh sistem.

"Yang saya yakini betul-betul. Dari aspek keagamaannya, etikanya dan seluruh sitem ini yang ada pada saya," pungkasnya.

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komnas Perempuan Protes Candaan Mahfud MD yang Samakan Virus Corona dengan Istri

Komnas Perempuan Protes Candaan Mahfud MD yang Samakan Virus Corona dengan Istri

Nasional
Pemerintah: New Normal Bukan Berarti Kembali seperti Sebelum Adanya Pandemi Covid-19

Pemerintah: New Normal Bukan Berarti Kembali seperti Sebelum Adanya Pandemi Covid-19

Nasional
Multitafsir soal Operasional Ojek di Masa Pandemi, Mendagri Revisi Keputusannya

Multitafsir soal Operasional Ojek di Masa Pandemi, Mendagri Revisi Keputusannya

Nasional
Berkapasitas 360 Pasien, RS Covid Pulau Galang Saat Ini Rawat 36 Orang

Berkapasitas 360 Pasien, RS Covid Pulau Galang Saat Ini Rawat 36 Orang

Nasional
1.382 Bencana Terjadi di Indonesia hingga Akhir Mei, Belum Termasuk Covid-19

1.382 Bencana Terjadi di Indonesia hingga Akhir Mei, Belum Termasuk Covid-19

Nasional
Sebelum Terapkan New Normal, Suatu Daerah Wajib Lakukan Sosialisasi hingga Simulasi

Sebelum Terapkan New Normal, Suatu Daerah Wajib Lakukan Sosialisasi hingga Simulasi

Nasional
Ini 5 Provinsi dengan Kenaikan Kasus Harian Covid-19 Terbanyak pada 31 Mei

Ini 5 Provinsi dengan Kenaikan Kasus Harian Covid-19 Terbanyak pada 31 Mei

Nasional
Aspek Ini yang Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Terapkan New Normal

Aspek Ini yang Jadi Pertimbangan Pemerintah Sebelum Terapkan New Normal

Nasional
Hingga 31 Mei, Jumlah ODP 49.936 Orang dan PDP 12.913 Orang

Hingga 31 Mei, Jumlah ODP 49.936 Orang dan PDP 12.913 Orang

Nasional
Pemerintah: New Normal Tidak Mungkin Dilakukan Serempak

Pemerintah: New Normal Tidak Mungkin Dilakukan Serempak

Nasional
Bertambah 11.470, Total 323.376 Spesimen Covid-19 Telah Diperiksa Hingga 31 Mei 2020

Bertambah 11.470, Total 323.376 Spesimen Covid-19 Telah Diperiksa Hingga 31 Mei 2020

Nasional
UPDATE: Sebaran 700 Kasus Baru Covid-19 pada 31 Mei

UPDATE: Sebaran 700 Kasus Baru Covid-19 pada 31 Mei

Nasional
Kerusuhan di AS Meluas, DPR Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI

Kerusuhan di AS Meluas, DPR Minta Pemerintah Pastikan Keselamatan WNI

Nasional
UPDATE: Kasus Kematian akibat Covid-19 Menjadi 1.613 Orang, Bertambah 40 Orang

UPDATE: Kasus Kematian akibat Covid-19 Menjadi 1.613 Orang, Bertambah 40 Orang

Nasional
UPDATE: Tambah 293 Orang, Pasien Covid-19 yang Sembuh Kini 7.308 Orang

UPDATE: Tambah 293 Orang, Pasien Covid-19 yang Sembuh Kini 7.308 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X