Jokowi: Jangan Biarkan Dana Desa Kembali Lagi ke Jakarta...

Kompas.com - 10/04/2019, 21:47 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) berswafoto dengan peserta saat menghadiri Silaturahmi Nasional Pemerintahan Desa se-Indonesia di Jakarta, Rabu (10/4/2019). Presiden mengatakan akan terus menaikkan jumlah dana desa serta memudahkan sistem laporan pertanggung jawabannya. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay Presiden Joko Widodo (kiri) berswafoto dengan peserta saat menghadiri Silaturahmi Nasional Pemerintahan Desa se-Indonesia di Jakarta, Rabu (10/4/2019). Presiden mengatakan akan terus menaikkan jumlah dana desa serta memudahkan sistem laporan pertanggung jawabannya. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Joko Widodo berpesan kepada para kepala daerah untuk menggunakan sumber daya di desa masing-masing ketika menggunakan dana desa dari pemerintah. Jokowi tidak ingin dana yang telah dikucurkan pemerintah ke desa-desa kembali beredar di Ibu Kota.

"Jangan biarkan uang Rp 257 triliun itu kembali lagi ke Jakarta, jangan," ujar Jokowi saat memberi arahan untuk kepala desa dalam acara silaturahim nasional di Stadion Tennis Indoor, Senayan, Rabu (10/4/2019).

Saat membangun infrastruktur, kepala desa diminta membeli bahan bangunannya dari desa. Tenaga kerja yang membangun infrastrukturnya juga harus dari desa. Jokowi bercerita bahwa pernah ada warga yang mengatakan lebih suka membeli semen di kota daripada di desa. Alasannya karena harga semen di kota lebih murah.

Baca juga: Kepada Jokowi, Kepala Desa Minta Uang Operasional dan Keluhkan Laporan Dana Desa


"(Saya tanya) murah berapa sih? (Dia bilang) Ya Rp 5.000-Rp 7.000. (Saya suruh) tetap beli di desa, meskipun lebih mahal, beli di desa," ujar Jokowi.

Jokowi ingin uang miliaran itu terus berputar di desa. Harapannya, semakin lama uang yang beredar di desa-desa akan semakin banyak.

"Teori ekonominya seperti itu, berputar di desa," kata dia.

Para kepala desa bertepuk tangan mendengar Jokowi. Adapun, sejumlah menteri kabinet mendampingi Jokowi dalam acara berjudul "Bersatu Desa Maju" ini.

Beberapa di antaranya adalah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, dan lainnya. Acara ini dihadiri oleh kepala desa dari seluruh Indonesia.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Pengusaha Didakwa Suap Bupati Talaud Tas dan Perhiasan Total Rp 595,8 Juta

Pengusaha Didakwa Suap Bupati Talaud Tas dan Perhiasan Total Rp 595,8 Juta

Nasional
Prabowo Kumpulkan Dewan Pembina di Hambalang, Bahas Hasil Pertemuan dengan Jokowi

Prabowo Kumpulkan Dewan Pembina di Hambalang, Bahas Hasil Pertemuan dengan Jokowi

Nasional
Jokowi Pastikan Blok Masela Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Jokowi Pastikan Blok Masela Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Nasional
Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Percepat Kepulangan ke Indonesia

Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Percepat Kepulangan ke Indonesia

Nasional
Menhan Ryamizard: Stop Pelonco, Nggak Ada Gunanya!

Menhan Ryamizard: Stop Pelonco, Nggak Ada Gunanya!

Nasional
Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Minta Maaf

Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat, Tomy Winata Minta Maaf

Nasional
Janji Jokowi soal Dana Abadi Kebudayaan Diharapkan Jadi Pendukung Kegiatan Komunitas Seni

Janji Jokowi soal Dana Abadi Kebudayaan Diharapkan Jadi Pendukung Kegiatan Komunitas Seni

Nasional
Gerindra Incar Kursi Ketua MPR, Ace Hasan Sebut Golkar Lebih Pantas

Gerindra Incar Kursi Ketua MPR, Ace Hasan Sebut Golkar Lebih Pantas

Nasional
Wiranto: Akhir-akhir Ini Pemerintah Hadapi Kondisi Rawan Keamanan

Wiranto: Akhir-akhir Ini Pemerintah Hadapi Kondisi Rawan Keamanan

Nasional
Tomy Winata Menyesali Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat

Tomy Winata Menyesali Pengacaranya Serang Hakim PN Jakarta Pusat

Nasional
Rekonsiliasi, Fraksi Gerindra Usulkan Gerindra Ketua MPR, PDI-P Ketua DPR

Rekonsiliasi, Fraksi Gerindra Usulkan Gerindra Ketua MPR, PDI-P Ketua DPR

Nasional
Menyerang Hakim dalam Persidangan, Apa Hukumannya?

Menyerang Hakim dalam Persidangan, Apa Hukumannya?

Nasional
Pansel Dukung Masyarakat Dirikan Pos Pengaduan Capim KPK

Pansel Dukung Masyarakat Dirikan Pos Pengaduan Capim KPK

Nasional
Wiranto Gelar Rapat Terbatas Tingkat Menteri, Bahas Situasi Politik dan Keamanan

Wiranto Gelar Rapat Terbatas Tingkat Menteri, Bahas Situasi Politik dan Keamanan

Nasional
Para Ajudan yang Setia Mengawal Atasannya Tes Capim KPK...

Para Ajudan yang Setia Mengawal Atasannya Tes Capim KPK...

Nasional
Close Ads X