Wiranto: Katanya Pemilu Nanti Akan Ada People Power, Percaya Enggak?

Kompas.com - 10/04/2019, 15:32 WIB
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto di kantor Kemenko PolhukamKompas.com/Fitria Chusna Farisa Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto di kantor Kemenko Polhukam

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan perhelatan Pemilu 2019 tidak boleh membuat masyarakat terpecah belah. Dia berharap pemilu tidak merusak persatuan bangsa.

Hal ini dia sampaikan kepada para kepala desa yang hadir dalam silaturahim nasional berjudul "Bersatu Desa Maju" di Stadion Tennis Indoor, Rabu (10/4/2019).

Wiranto kemudian menyinggung istilah " people power" yang akhir-akhir ini banyak dibicarakan.

Baca juga: Pernyataan People Power dan Perang Total Pengaruhi Rasa Aman Masyarakat Jelang Pemilu

"Pernah enggak mendengar kalau pemilu itu nanti akan ada rusuh. Pemilu nanti akan ada people power. Betul enggak? Percaya enggak?" ujar Wiranto.

Para kepala desa yang hadir langsung berteriak "tidak!".

"Betul, saya senang sekali serentak mengatakan tidak percaya," kata Wiranto.

Wiranto mengatakan kabar itu termasuk hoaks. Kata dia, hoaks sekarang banyak jenisnya. Ada hoaks yang membangun kebencian dengan ujaran kebencian, ada yang berupa fitnah, dan ada juga kampanye hitam.

Baca juga: Masyarakat Diminta Tak Khawatir Terkait Munculnya Seruan People Power

Wiranto mengatakan hoaks bisa menimbulkan ketakutan terhadap sesuatu yang tidak pernah terjadi. Hoaks ini bisa mendeligitimasi pemerintah dan penyelenggara pemilu.

Oleh karena itu, dia mengajak para kepala desa untuk menyukseskan pemilu dengan membantu menangkal hoaks. Wiranto mengatakan, aparat keamanan juga siap mengamankan pemilu tanggal 17 April nanti.

"Sehingga masyarakat akan datang dari rumah ke TPS dalam keadaan aman," kata dia.

Kompas TV Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman menyatakan penyelesaian permasalahan pemilu telah diatur sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Arief berharap segala persoalan yang berkaitan dengan pemilihan umum dapat diselesaikan secara hukum melalui Bawaslu, Mahkamah Konstitusi, hingga pengadilan. Komisi Pemilihan Umum menegaskan upaya mengerahkan people power jika terjadi kecurangan pemilu tak akan mengubah hasil penghitungan suara pemilu 2019. #AncamanAmienRais #PeoplePower #AmienRais

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X