KPU Apresiasi Kinerja Polri Ungkap Kasus Hoaks "Settingan Server"

Kompas.com - 09/04/2019, 06:49 WIB
Komisioner KPU Ilham Saputra di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2019). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaKomisioner KPU Ilham Saputra di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/3/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum ( KPU) mengapresiasi kinerja Polri yang telah dengan cepat mengungkap kasus hoaks terkait "setting-an" server KPU.

Hoaks tersebut menyebutkan bahwa server KPU di Singapura telah diatur untuk memenangkan salah satu pasangan capres-cawapres.

Komisioner KPU Ilham Saputra menuturkan, hoaks tersebut telah membentuk opini yang salah di masyarakat.

"Saya mengapresiasi kerja Polri yang begitu cepat sehingga tidak berlama-lama," kata Ilham di saat konferensi pers di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (8/4/2019).

Baca juga: Pakai Akun Palsu, Pelaku Lempar Hoaks Setting-an Server KPU dan Menghilang

"Karena berita yang kemarin diviralkan itu sudah banyak sekali tersebar sehingga membuat opini dari masyarakat sekan-akan berita tersebut benar," sambungnya.

Ilham pun kembali mengungkapkan bahwa KPU hanya memiliki server di Indonesia dan tidak ada server di luar negeri, seperti yang disebutkan dalam video tersebut.

"Kedua, proses penghitungan, rekapitulasi yang digunakan adalah manual sebagai hasil resmi dari Pemilu 2019," tuturnya.

Baca juga: Kedua Tersangka Hoaks Setting-an Server KPU Tak Cek Fakta Sebenarnya

Sebelumnya, polisi mengungkapkan sudah menangkap dua tersangka terkait kasus tersebut.

Tersangka pertama berinisial EW yang ditangkap pada Sabtu (6/4/2019) di Ciracas, Jakarta Timur. Kemudian, RD ditangkap di Lampung, pada Minggu (7/4/2019).

EW menyebarkan hoaks tersebut melalui akun Twitter-nya, yang kemudian disambungkan ke situs daring Babe.com.

Baca juga: Kedua Tersangka Hoaks Setting-an Server KPU Mengaku Tak Saling Mengenal

Halaman:
Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X