Ada Survei yang Menangkan Prabowo-Sandi, Ini Tanggapan Ma'ruf Amin

Kompas.com - 08/04/2019, 21:16 WIB
Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Maruf Amin melakukan orasi pada Kampanye Akbar Jokowi-Maruf Amin di Lapangan Marzoeki Mahdi, Kota Bogor, Jawa Barat,  Jumat  (5/4/2019). Dalam kampanye terbuka tersebut calon Wakil Presiden Maruf Amin mengajak pendukungnya untuk memenangkan pasangan nomor urut 01  pada Pemilu serentak 17 April mendatang. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp. ANTARA FOTO/Yulius Satria WijayaCalon Wakil Presiden nomor urut 01 Maruf Amin melakukan orasi pada Kampanye Akbar Jokowi-Maruf Amin di Lapangan Marzoeki Mahdi, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/4/2019). Dalam kampanye terbuka tersebut calon Wakil Presiden Maruf Amin mengajak pendukungnya untuk memenangkan pasangan nomor urut 01 pada Pemilu serentak 17 April mendatang. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin menyatakan lebih mempercayai hasil survei mayoritas yang menyatakan pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hal itu disampaikan Ma'ruf menanggapi hasil survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) yang menyatakan elektabilitas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebesar 47,5 persen sedangkan Jokowi-Ma'ruf 45,37 persen dan yang tidak menjawab 7,04 persen.

"Ya itu boleh saja. Tapi kan kalau survei itu kita lihat kebanyakan lembaga survei seperti apa. Kalau ada satu dua berbeda itu kan menyalahi pandangan umum," kata Ma'ruf saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta, Senin (8/4/2019).

Baca juga: Tak Mau Diaudit, JSI dan Puskaptis Dikeluarkan dari Persepi


Ia mengatakan survei mayoritas yang hasilnya senada semestinya yang dijadikan pedoman, bukan survei yang justru berbeda sendiri.

Namun demikian, Ma'ruf mengatakan ia tak terpengaruh dengan hasil survei manapun, termasuk yang menyebut pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul. Ma'ruf mengatakan yang terpenting saat ini ia terus berupaya meningkatkan elektabilitas.

"Sekali lagi, kami tidak terpengaruh oleh survei-survei. Walaupun banyak survei yang unggulkan Pak Jokowi dengan saya, tapi kami tetap saja tidak menjadi andalan (pedoman). Kami akan berusaha untuk memenangkan pilpres ini," lanjut dia.

Diketahui, Puskaptis menggelar survei pada 26 Maret sampai 2 April 2019. Survei tersebut melibatkan 2.100 responden. Metode yang dipakai ialah random sampling dengan margin of eror sebesar 2,4 persen dan dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X