Sekjen Demokrat Sebut AHY Tak Hadiri Kampanye Akbar Prabowo karena Tak Fit

Kompas.com - 08/04/2019, 14:25 WIB
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyapa kader Partai Demokrat saat Kampanye Nasional Demokrat Town Hall Meeting se-Madura di Gedung Islamic Centre, Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (26/3/2019). Selain melakukan Kampanye AHY juga menyempatkan bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh Ulama Madura dan temu kader Partai Demokrat se-Madura yang dipusatkan di kabupaten tersebut. ANTARA FOTO/Saiful Bahri/hp. SAIFUL BAHRIAgus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyapa kader Partai Demokrat saat Kampanye Nasional Demokrat Town Hall Meeting se-Madura di Gedung Islamic Centre, Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (26/3/2019). Selain melakukan Kampanye AHY juga menyempatkan bersilaturahmi dengan sejumlah tokoh Ulama Madura dan temu kader Partai Demokrat se-Madura yang dipusatkan di kabupaten tersebut. ANTARA FOTO/Saiful Bahri/hp.
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, tidak hadir dalam kampanye akbar Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (8/4/2019) kemarin.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, AHY tidak hadir dalam kampanye akbar tersebut karena dalam kondisi kurang sehat. AHY juga baru saja kembali dari Singapura untuk menjenguk ibunya Ani Yudhoyono.

"Situasinya posisi beliau kurang fit, sehingga karena tidak fit tidak jadi (ke GBK)," kata Hinca dalam jumpa pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (8/4/2019).

Baca juga: Prabowo Sebut AHY Kandidat Menteri, Kata Hashim Masih Dipertimbangkan

Hinca menegaskan ketidakhadiran AHY tak berhubungan dengan pesan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudoyono, yang mengingatkan agar kampanye akbar Prabowo-Sandi tak mengedepankan politik identitas.

Menurut Hinca, pesan SBY tersebut adalah bentuk kritik yang sudah didengar dengan baik oleh Prabowo-Sandi. AHY juga, menurut dia, sudah merencanakan untuk hadir namun membatalkan niatnya di saat-saat terakhir menjelang kampanye karena kurang sehat.

"Tetapi, hari ini dia sudah fresh lagi menjalankan tugas-tugas dia sebagai Kogasma yang hari ini sarapan pagi ke solo dan ponorogo," tambah Hinca.

Meski tak dihadiri AHY, namun Hinca menegaskan bahwa elite Demokrat lainnya hadir dalam kampanye akbar Prabowo-Sandi di GBK. Di antaranya adalah Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan dan Panglima Armada Barat Kogasma Nachrawi Ramli.

"Kemarin itu kita siapkan untuk penggantinya dan kami sudah siap," ucap Hinca.

Baca juga: Menurut AHY, Bicara Jatah Menteri Melukai Perasaan Rakyat

Hanya saja karena waktu kampanye yang begitu singkat dan padatnya acara, elite Demokrat memang tidak ikut tampil berpidato diatas panggung. Hinca menambahkan, saat ini sedang dicari waktu supaya AHY bisa berkampanye bersama dengan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Namun demikian apabila tidak bisa tampil bersama, maka AHY akan tetap mengampanyekan Prabowo-Sandi sambil berupaya mensosialisasikan Partai Demokrat di pemilu legislatif.

"Jadi memang tidak semua tittik harus sama-sama dalam kampanye," ujarnya.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Limpahkan Berkas Perkara Dzulmi Eldin ke Pengadilan Tipikor Medan

KPK Limpahkan Berkas Perkara Dzulmi Eldin ke Pengadilan Tipikor Medan

Nasional
Moeldoko Sebut KRI Suharso Paling Siap Evakuasi WNI di Kapal Diamond Princess

Moeldoko Sebut KRI Suharso Paling Siap Evakuasi WNI di Kapal Diamond Princess

Nasional
Wapres Ma'ruf Minta Bawaslu Jaga Kredibilitas dan Kepercayaan Publik

Wapres Ma'ruf Minta Bawaslu Jaga Kredibilitas dan Kepercayaan Publik

Nasional
Mendagri Sayangkan Banyak Pemda Belum Paham Pentingnya Minat Baca Masyarakat

Mendagri Sayangkan Banyak Pemda Belum Paham Pentingnya Minat Baca Masyarakat

Nasional
Ditanya Mengapa Jokowi Bicara Reshuffle ke Pegiat Medsos, Ini Jawaban Moeldoko

Ditanya Mengapa Jokowi Bicara Reshuffle ke Pegiat Medsos, Ini Jawaban Moeldoko

Nasional
Pulau Sebaru Kecil Akan jadi Ring 1 Selama Observasi WNI dari Kapal World Dream

Pulau Sebaru Kecil Akan jadi Ring 1 Selama Observasi WNI dari Kapal World Dream

Nasional
Lurah: 4.100 KK Terdampak Banjir di Cipinang Melayu

Lurah: 4.100 KK Terdampak Banjir di Cipinang Melayu

Nasional
Kasus Nurhadi Cs, KPK Geledah Kantor Firma Hukum di Surabaya

Kasus Nurhadi Cs, KPK Geledah Kantor Firma Hukum di Surabaya

Nasional
Yasonna Sebut Ada 1.276 WNI Eks ISIS di Suriah, Hanya 297 Pegang Paspor

Yasonna Sebut Ada 1.276 WNI Eks ISIS di Suriah, Hanya 297 Pegang Paspor

Nasional
Ketua dan Komisioner KPU Tak Penuhi Panggilan KPK karena Banjir

Ketua dan Komisioner KPU Tak Penuhi Panggilan KPK karena Banjir

Nasional
3 Perahu Tak Cukup untuk Evakuasi Warga, Ketua RW 03 Cipinang Melayu: Butuhnya 6

3 Perahu Tak Cukup untuk Evakuasi Warga, Ketua RW 03 Cipinang Melayu: Butuhnya 6

Nasional
Seleksi Calon Dirut TVRI Dihentikan Sementara

Seleksi Calon Dirut TVRI Dihentikan Sementara

Nasional
Istana Sempat Kebanjiran, Menteri PUPR: Di Mana Banjirnya? Enggak Ada

Istana Sempat Kebanjiran, Menteri PUPR: Di Mana Banjirnya? Enggak Ada

Nasional
Benny Tjokro Klaim Keterlibatan Sahamnya di Jiwasraya Hanya Sekitar 2 Persen

Benny Tjokro Klaim Keterlibatan Sahamnya di Jiwasraya Hanya Sekitar 2 Persen

Nasional
BMKG Sudah Ingatkan soal Cuaca Ekstrem ke Pemerintah Daerah

BMKG Sudah Ingatkan soal Cuaca Ekstrem ke Pemerintah Daerah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X