Soal Tiga "Kartu Sakti", Jokowi Tanya Langsung Pendapat Pendukungnya...

Kompas.com - 05/04/2019, 19:47 WIB
Calon Presiden nomor urut satu, Joko Widodo berkampanye di lapangan pelabuhan perikanan desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jumat (5/4/2019). Jokowi meminta warga berani melawan hoaks, mengejar target 75 persen, dan memutihkan TPS serta mencoblos baju putih 17 April mendatang. Kompas.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHONCalon Presiden nomor urut satu, Joko Widodo berkampanye di lapangan pelabuhan perikanan desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jumat (5/4/2019). Jokowi meminta warga berani melawan hoaks, mengejar target 75 persen, dan memutihkan TPS serta mencoblos baju putih 17 April mendatang.

Jokowi mengatakan, Kartu Sembako Murah memang ditujukan untuk ibu rumah tangga miskin. Penerima kartu akan mendapatkan diskon besar ketika membeli sembilan bahan pokok apabila menunjukkan kartu tersebut.

"Agar sembako berkecukupan dan anak-anak kita memiliki gizi yang baik sehingga sehat serta pintar," ujar Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga menunjuk seorang pemuda bernama Carwanto, lulusan SMK tahun 2018. Kepada Carwanto, Jokowi bertanya mengenai KIP Kuliah.

"Kenapa ingin mendapatkan KIP Kuliah?" tanya Jokowi.

"Supaya gratis, supaya mendapatkan beasiswa," jawab Carwanto.

Jokowi menjelaskan bahwa KIP Kuliah ditujukan untuk lulusan SMA/ SMK sederajat agar dapat mengenyam bangku kuliah, baik di luar maupun dalam negeri.

Terakhir, Jokowi memperkenalkan Kartu Prakerja. Penerima akan mendapatkan pelatihan baik oleh kementerian, BUMN atau swasta dalam rangka peningkatan keterampilan. Pelatihan dapat dilakukan di dalam maupun luar negeri. Setelah itu, penerima manfaat akan disalurkan ke dunia kerja sesuai dengan keterampilannya.

Apabila penerima manfaat belum mendapatkan kerja dalam kurun waktu tertentu, pemerintah akan memberikan insentif hingga ia mendapatkan pekerjaan.

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas Ingatkan Musuh Bersama Masyarakat Saat ini adalah Covid-19

Satgas Ingatkan Musuh Bersama Masyarakat Saat ini adalah Covid-19

Nasional
Pilkada 2020, Ketua MPR Yakin Pemerintah Pertimbangkan Tingkat Kegentingan Covid-19

Pilkada 2020, Ketua MPR Yakin Pemerintah Pertimbangkan Tingkat Kegentingan Covid-19

Nasional
Usut Kebakaran Gedung Kejagung, Polisi Koordinasi dengan Produsen Lift

Usut Kebakaran Gedung Kejagung, Polisi Koordinasi dengan Produsen Lift

Nasional
Komnas HAM Sebut Ada Indikasi Kekerasan dalam Dugaan Penyiksaan Henry Alfree oleh Polisi

Komnas HAM Sebut Ada Indikasi Kekerasan dalam Dugaan Penyiksaan Henry Alfree oleh Polisi

Nasional
Komisi X: Kami Tak Bisa Bayangkan jika Klaster Pendidikan RUU Cipta Kerja Disahkan

Komisi X: Kami Tak Bisa Bayangkan jika Klaster Pendidikan RUU Cipta Kerja Disahkan

Nasional
UPDATE 24 September: RSD Wisma Atlet Rawat 4.419 Pasien Covid-19

UPDATE 24 September: RSD Wisma Atlet Rawat 4.419 Pasien Covid-19

Nasional
ICW: Harusnya Firli Bahuri Diminta Mundur dari Pimpinan KPK...

ICW: Harusnya Firli Bahuri Diminta Mundur dari Pimpinan KPK...

Nasional
Pilkada 2020, Ketua MPR Dukung Penerapan Protokol Kesehatan dengan Sanksi Tegas

Pilkada 2020, Ketua MPR Dukung Penerapan Protokol Kesehatan dengan Sanksi Tegas

Nasional
Luhut Yakin Pilkada Tak Akan Jadi Klaster Penularan Covid-19

Luhut Yakin Pilkada Tak Akan Jadi Klaster Penularan Covid-19

Nasional
Ini Penjelasan KPU soal Penggantian Bakal Paslon Pilkada yang Meninggal

Ini Penjelasan KPU soal Penggantian Bakal Paslon Pilkada yang Meninggal

Nasional
Izin Dicabut, Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal Terus Berjalan, Dihadiri Ribuan Orang

Izin Dicabut, Konser Dangdut yang Digelar Wakil Ketua DPRD Tegal Terus Berjalan, Dihadiri Ribuan Orang

Nasional
DPR dan Pemerintah Sepakat Keluarkan Klaster Pendidikan dari RUU Cipta Kerja

DPR dan Pemerintah Sepakat Keluarkan Klaster Pendidikan dari RUU Cipta Kerja

Nasional
Menurut Luhut, Ini Alasan Jokowi Tunjuk Dirinya Tangani Covid-19 di 9 Provinsi

Menurut Luhut, Ini Alasan Jokowi Tunjuk Dirinya Tangani Covid-19 di 9 Provinsi

Nasional
Di Depan DPR, Kejagung Sebut akan Limpahkan Berkas Djoko Tjandra ke JPU

Di Depan DPR, Kejagung Sebut akan Limpahkan Berkas Djoko Tjandra ke JPU

Nasional
Putusan Dewas KPK Diharap Pecut Firli Bahuri Lebih Serius Berantas Korupsi

Putusan Dewas KPK Diharap Pecut Firli Bahuri Lebih Serius Berantas Korupsi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X