Ke Mana Suara "Swing Voters" dan "Undecided Voters" Akan Diberikan? Ini Hasil Survei Indikator

Kompas.com - 04/04/2019, 11:05 WIB
Indikator Politik Indonesia saat jumpa pers hasil survei per Maret 2019, Rabu (3/4/2019).CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com Indikator Politik Indonesia saat jumpa pers hasil survei per Maret 2019, Rabu (3/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menyebutkan, kelompok undecided voters dan swing voters akan terdistribusi relatif merata kepada kedua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

Berdasarkan survei Indikator yang diadakan pada Maret 2019, masih ada 16,9 persen responden pemilih yang masih bisa mengubah pilihannya dan 7,2 persen belum menentukan pilihan.

Adapun elektabilitas pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin berdasarkan survei Indikator sebesar 55,4 persen dan pasangan nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga 37,4 persen.

Baca juga: Survei Indikator: Jokowi-Maruf 55,4 persen, Prabowo-Sandi 37,4 persen

Berapa persentase swing voters dan undecided voter diprediksi akan memilih Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga?

"Secara umum, undecided voters dan swing voters diprediksi terdistribusi relatif merata kepada masing-masing paslon. Paslon 02 sedikit lebih besar," ujar Burhanuddin di kantor Indikator, Jakarta Pusat, Rabu (3/4/2019).

Survei Indikator menunjukkan, dari 16,9 persen swing voters, sekitar 7,7 persen diprediksi memilih Jokowi-Ma'ruf, dan 9,2 persen diprediksi memilih Prabowo-Sandiaga.

Sementara undecided voters diprediksi terbagi merata dengan masing-masing paslon mendapatkan 3,6 persen.

"Total Jokowi-Ma'ruf diprediksi menarik 11,3 persen dari kelompok swing dan undecided voters, sementara Prabowo-Sandiaga sekitar 12,8 persen," kata Burhanuddin.

Baca juga: Indikator: Basis Pendukung Jokowi Berpendidikan Rendah, Prabowo dari Kalangan Berpendidikan Tinggi

Dengan demikian, lanjut dia, agregasi total suara kedua paslon diprediksi 57,9 persen untuk Jokowi-Ma'ruf dan 42,1 persen untuk Prabowo-Sandiaga.

"Berdasarkan prediksi, Jokowi-Ma'ruf akan menang. Namun, masih ada waktu sekitar dua minggu menjelang Pilpres 2019. Jika tidak banyak perubahan dibanding kondisi ketika survei dilakukan, Jokowi-Ma'ruf berpotensi menang, tapi Prabowo-Sandiaga berpeluang berbalik unggul," ujar Burhanuddin.

Survei ini melibatkan 1.220 responden dengan metode random sampling. Adapun margin of error sebesar 2,9 persen dan tingkat kepercayaanya 95 persen. Survei ini dibiayai secara mandiri.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X