Kompas.com - 02/04/2019, 14:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Densus 88 Antiteror Polri telah mendeteksi keberadaan pimpinan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) jaringan Bandung yang berinisial A.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, A diduga terlibat dalam beberapa kasus dugaan teror, seperti bom di Surabaya maupun Surakarta.

"Terkait masalah bom Surabaya, kemudian, masih ada beberapa serangan terorisme yang dilakukan di Solo, kan ada beberapa kejadian di Solo, termasuk bom bunuh diri di Polresta Surakarta," kata Dedi di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2019).

Baca juga: Densus 88 Kejar 6-8 Anggota Terduga Teroris Jaringan Bandung

Kelompok tersebut sudah merencanakan penyerangan atau amaliyah dengan aparat keamanan sebagai sasaran.

Dedi mengungkapkan, aparat kepolisian menjadi sasaran karena akan berpengaruh pada situasi keamanan secara keseluruhan.

"Kalau menyerang aparat keamanan itu kan impact-nya itu bahwa keamanan secara umum akan terganggu," ujar Dedi.

Ia mengatakan, penyerangan tersebut tak terkait Pilpres 2019, melainkan karena anggota kelompok itu telah terpapar radikalisme.

Baca juga: Terduga Teroris yang Diamankan Densus 88 Baru Ngontrak 1 Minggu di Baleendah

Faktor pendorong lainnya adalah imbauan ISIS kepada kelompok lain yang terafiliasi di seluruh dunia untuk melakukan penyerangan setelah mereka terdesak.

Sebelumnya, aparat sudah menangkap seorang terduga teroris berinisal WP di desa Bojongmalaka, Kecamatan Baleendah, Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/3/2019).

Ia diduga merupakan anggota jaringan tersebut.

KOMPAS.com/AKBAR BHAYU TAMTOMO Infografik aksi bom bunuh diri di Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.