Prabowo Perkenalkan Calon Menteri, Sandiaga Sebut Belum Ada Pembicaraan Konkret

Kompas.com - 29/03/2019, 20:09 WIB
Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno menyapa simpatisan saat kampanye terbuka di Desa Sedayu Lawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa (26/3/2019). Kampanye tersebut dihadiri oleh ribuan pendukung serta simpatisan dari berbagai parpol pengusung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno. ANTARA FOTO/SYAIFUL ARIFCawapres nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno menyapa simpatisan saat kampanye terbuka di Desa Sedayu Lawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa (26/3/2019). Kampanye tersebut dihadiri oleh ribuan pendukung serta simpatisan dari berbagai parpol pengusung pasangan Prabowo-Sandiaga Uno.
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengaku belum ada pembicaraan dengan capres Prabowo Subianto mengenai menteri yang akan dipilih apabila pasangan tersebut memenangi pemilihan presiden 2019.

Menurut Sandi, saat ini ia dan Prabowo fokus untuk meraih sebanyak-banyaknya dukungan masyarakat sampai hari pemungutan suara 17 April mendatang.

"Buat saya kita fokus dulu 17 April. Belum ada pembicaraan konkret," kata Sandiaga di Media Center Prabowo-Sandi, di Jakarta, Jumat (29/3/2019).

Namun Sandiaga menilai tujuh nama calon menteri yang sudah diperkenalkan Prabowo ke publik memiliki kualitas dan kapabilitas yang baik. Ia menilai nama-nama itu diperkenalkan Prabowo agar masyarakat sudah mengetahui menteri seperti apa yang akan ada di kabinet apabila Prabowo-Sandi memenangi pilpres.

Baca juga: Sebutkan Nama-nama Calon Menteri, Prabowo Disebut Lakukan Politik Dagang Sapi

"Saya rasa ini kriterianya dan tokoh-tokoh yang disebut itu mumpuni di bidangnya masing-masing. Ini memberi pesan yang jelas ke masyarakat kita tak ada kucing dalam karung," ucap Sandiaga.

Sandiaga sekaligus membantah tudingan dari kubu Jokowi-Ma'ruf yang menyebut Prabowo melakukan praktik politik dagang sapi. Menurut dia, dengan memperkenalkan nama calon menteri itu, Prabowo justru menunjukkan transparansi.

Kendati demikian, Sandiaga mengakui bahwa nama-nama yang disebut itu masih belum final. Menurut dia, Prabowo-Sandi tak hanya akan menjaring menteri dari internal koalisi, namun juga putra-putri terbaik meski bukan bagian dari koalisi.

"Justru kita terbuka bahwa kita tidak ingin semuanya dilihat dari afiliasi politiknya tapi yang terbaik. Meritokrasi yang akan jadi pegangan. Right man and woman in the right place," kata Sandiaga.

Baca juga: 7 Nama yang Dinilai Prabowo Layak Jadi Calon Menteri di Kabinetnya

Prabowo Subianto sebelumnya memperkenalkan sejumlah nama yang dinilainya layak menjadi calon menteri di kabinetnya jika terpilih pada Pilpres 2019. Nama-nama ini diperkenalkan Prabowo saat berkampanye di Lapangan Sidolig, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/3/2019).

Nama-nama yang disebut Prabowo, Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Sekjen PAN Eddy Soeparno

Lalu, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan, dan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X